BBM Subsidi Lebihi Kuota

BENGKULU, BE – Penghematan penggunaan BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi di Bengkulu, tidak berjalan maksimal. Sehingga, konsumsi BBM subsidi masih melebihi kuota.  Penyaluran jenis premium per 31 Agustus 2012 sudah 148.784 kiloliter atau 13,71 persen melebihi dari kuota.  “Padahal kuota volume BBM bersubsidi di Bengkulu sudah ditambah 6 persen melalui APBN,” ujar Wira Penjualan Depo Pertamina Bengkulu, Misbach Bukhori, kemarin.
Ia mengatakan, tahun ini Provinsi Bengkulu mendapat kuota Premium 196.261 kiloliter dan solar 81.703 kiloliter. Sehingga rata-rata penyaluran BBM setiap harinya  mencapai 536 kiloliter.   “Kenyataannya  penyaluran premium per 31 Agustus 2012 telah mencapai 148.784 kiloliter. Volume ini 13,71 persen melebihi kuota yang ditetapkan,” paparnya.
Di sisi lain, Peraturan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM dan juga Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pengendalian BBM Jenis Tertentu untuk Mobil Barang yang digunakan pada Kegiatan Perkebunan dan Pertambangan sudah ada. “Tetapi aturan ini belum jalan, akibatnya efisiensi penggunaan BBM subsidi juga belum terpenuhi, justru penggunaannya melebihi kuota, “katanya.
Pembatasan penggunaan BBM subdisi bagi kendaraan industri tersebut saat ini masih ditunda karena aksi penolakan dari sopir angkutan batu bara. Padahal Pertamina telah menyiapkan fasilitas pendukung. “Kami telah menyiapkan empat stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) sebagai tempat pengisian BBM nonsubsidi oleh angkutan perkebunan dan pertambangan,” katanya. (100)