Bayi 4 Hari Butuh Donatur

bayi_butuh_dana
BAYI : Bayi berusia 4 hari ini membutuhkan donatur untuk biaya operasi karena tidak memiliki biaya.

LEBONG SAKTI, Bengkulu Ekspress – Ajuan Saputra, bayi berumur 4 hari ini, saat ini terbaring lemah dengan kondisi yang semakin memburuk di RSUD Lebong sejak Minggu (15/5), dikarenakan mengidap penyakit astresia esophagus atau penyumbatan pada saluran pencernaan ditenggorokan.

Bayi yang merupakan anak ke empat dari pasangan Benhar (49) dan Hatipah (39), warga Danau Kecamatan Lebong Atas saat ini sangat membutuhkan bantuan donatur untuk melakukan operasi atas penyakit yang dideritanya itu.

Diceritakan Benhar, kondisi ekonomi membuat mereka tidak mampu untuk mengoperasi anaknya tersebut. Anak mereka lahir pada Jum’at (13/5) lalu di RSUD Curup dengan operasi sesar. Saat lahir, anak mereka didiagnosa oleh Dr Asma Mardhiah Sp Rad mengindap penyakit astresia esophagus dan harus segera dioperasi.

Mengetahui hal tersebut, anaknya langsung dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu untuk dilanjutkan operasi. Namun karena tidak ada biaya untuk operasi, orang tua bayi membawa anaknya kembali ke RSUD Lebong.

“Saat ini kondisi anak kami semakin lemah. Kami tidak punya biaya untuk operasi jadi kami bawa lagi anak kami ke RSUD Lebong,” kata Benhar sedih.

Dijelaskan Benhar, yang kesehariannya merupakan buruh yang menggarap sawah milik orang lain, dirinya saat ini sudah membuat kartu BPJS anaknya, namun kartu tersebut baru bisa digunakan 14 hari setelah kartu tersebut dibuat. “BPJS anak kami baru bisa digunakan tanggal 01 Juni mendatang. Jangankan untuk operasi, untuk makan saja kami kesulitan pak,” keluh Benhar.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Amril Yudani SKM mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap anak tersebut. Bahkan, pihaknya telah meminta bantuan ke pihak BPJS Kesehatan agar kartu BPJS tersebut bisa secepatnya digunakan. “Kita sudah melihat kondisi anak tersebut dan memang harus segera di operasi. Kita tetap akan melakukan pendampingan, apalagi mereka dari keluarga tidak mampu. Saat ini bayi masih dirawat secara intensif di ruang Kebidanan RSUD Lebong,” kata Amril.(777)