Bawaslu Kepahiang Kawal Pendistribusian Logistik Pilkada


Doni/BE
Anggota Bawaslu Kabupaten Kepahiang, Zaynal SPd bersama dua staf memantau proses bongkar muat logislitik di gudang penyimpanan KPU Kepahiang.

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Pendistribusian logistik Pemilu mendapatkan pengawalan secara ketat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepahiang. Bahkan anggota Bawaslu Kepahiang, Zaynal SPd bersama tim sudah terlihat di kantor KPU Kepahiang sejak pagi, sebelum surat suara, bilik hingga perlengkapan lainnya diberangkatkan. Kemudian sekitar pukul 08.55 WIB (8/12), tampak Ketua Bawaslu Kepahiang Rusman Sudarsono SE mendatangi kantor KPU Kepahiang dan ikut acara seremonial pemberangkatan rangkaian kendaraan pengangkut logistik.
“Dari pantauan kita sejak Kemarin (Senin, red), pendistribusian ke TPS-TPS sulit di Kecamatan Bermani Ilir dan Kecamatan Muara Kemumu hingga hari ini (Kemarin, red) tidak ada kendala. Serta tidak ditemukan pelanggaran dalam hal pengiriman logistik itu,” ungkap Rusman Sudarsono, Selasa (8/12).

Sementara Ketua KPU Kepahiang, Mirzan Pranoto Hidayat SSos mengatakan, pendistribusian logistik langsung dilakukan ke tingkat PPS tentunya bersama dengan PPK dimasing-masing kecamatan.
“Kalau mau lihat prosedurnya memang ke PPK dahulu, tapi kita sudah sampaikan ke PPK agar menghemat waktu, maka penyaluran langsung ke PPS,” ungkap Mirzan.

Mirzan memastikan pengamanan logistik pemilu dimasing-masing PPS berlangsung dengan baik. Selain pihak penyelenggara, distandbykan juga petugas keamanan baik aparat TNI/Polri maupun tenaga linmas yang sudah terlatih.
“Hari ini ke PPS besok pagi baru keseluruh TPS total ada 335 TPS di Kabupaten Kepahiang,” sebutnya.
Logisitik yang sudah didistribusikan KPU Kepahiang meliputi suara suara 110.589, bilik suara 1.340, kotak 670. Kemudian ditambah kelengkapan KPPS melilupi spidol, tinta hingga kebutuhan lainnya semua sudah tersalurkan dengan baik. Hingga tinggal menunggu pelaksanaan pencoblosan hari ini. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*