Bawa Kecepek, Pria Asal Jambi Ditangkap Warga

Salah satu orang tak dikenal  diamankan warga (sumber foto  dari kades)MUKOMUKO, BE – Puluhan hingga ratusan masyarakat di Desa Air Dikit, Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko, menangkap orang yang mencurigakan bersama satu pucuk diduga senjata api jenis kecepek masuk di desa tersebut. Penangkapan itu dilakukan Jumat (22/5) malam sekitar pukul 21.30 WIB dan pagi (23/5) kemarin di desa tersebut. Diketahui orang yang mencurigakan itu inisial M,T dan N yang diketahui asal Surolangun, Provinsi Jambi.

Kepala Desa Air Dikit , Abu Raza membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pada malam itu, kata Kades, salah seorang warganya tengah melintas hendak pergi ke Muara untuk menjaring. Diperjalanan warganya itu bertemu beberapa orang yang tidak dikenal. Oleh warga tersebut ditegur. Namun dari oknum yang tidak dikenal itu malah membentak. Warganya yang sendirian tersebut pun langsung lari dan melaporkan ke warga lainnya. Mengetahui hal itu, warga di desa itu berkumpul dan melakukan strategi untuk mengintai orang yang mencurigakan masuk ke desanya.

Dari beberapa orang yang tidak dikenal, pada malam itu warganya hanya berhasil mengamankan satu orang inisial M, yang tengah berada di salah satu rumah kosong di desa tersebut. Pada saat itu warga melihat orang tersebut memegang senjata api jenis kecepek laras pendek dengan panjang sekitar 20 cm. Melihat hal itu emosi warga memuncak. Yang beberapa hari terakhir di wilayah kabupaten Mukomuko terjadi begal. “ Warga saya emosi dan langsung mengebuk orang tersebut hingga babak belur,” bebernya.

Dia bersama perangkat desa lainnya mengamankan orang tidak dikenal itu dan dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum. Dari malam hingga pagi kemarin (23/5). Warga bersama pihak aparat berjaga – jaga. Karena dicurigai masih ada beberapa orang lainnya. Kemarin (23/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Warga bersama pihak aparat kembali berhasil menangkap dua orang lainnya yang tengah bersembunyi disalah satu kebun sawit milik warga.

“ Malam hari satu, pagi harinya dua orang berhasil ditangkap dan telah dibawa pihak penegak hukum,” demikian Kades. (900)