Bawa Ganja, 2 Pelajar SMP Ditangkap

IMG-20130608-00374LEBONG TENGAH, BE – Lagi-lagi contoh yang tidak baik ditunjukkan oleh pelajar di Kabupaten Lebong. Setelah sebelumnya beberapa pelajar tertangkap telah membawa dan menggunakan ganja. Kali ini Mj (15) warga Desa Karang Anyar Kecamatan Lebong Tengah dan AT (15) warga Desa Talang Kerinci Kecamatan Bingin Kuning yang merupakan pelajar SMP di Kabupaten Lebong diamankan polisi akibat kedapatan membawa narkoba jenis ganja.
Kedua pelajar tersebut diamankan polisi sejak Sabtu (8/6) sekitar 20.00 WIB malam lalu saat dipergoki membawa ganja di sawangan Desa Semelako Atas Kecamatan Lebong Tengah.
Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Ngatmin SH didampingi Kanit Opsnal Briptu Freddy Silaen SH membenarkan kejadian tersebut.
Dikatakan Kasat, sebelum penangkapan berlangsung, pihaknya telah mendapatkan informasi dari masyarakat jika disalah satu sawangan Desa Semelako Atas tersebut adanya beberapa remaja yang diduga melakukan pesta ganja. Mendapati laporan tersebut, anggota langsung melakukan pengintaian sekitar pukul 19.00 WIB dan menghampiri kedua pelajar yang sedang berada disawangan tersebut.
“Saat digeledah, anggota mendapati satu paket ganja dalam tas kecil yang dibawanya. Mendapati barang bukti tersebut, kedua pelajar tersebut langsung kita amankan di Polres Lebong untuk dimintai keterangan,” jelas Ngatmin.
Dalam pemeriksaan, lanjutnya, kedua pelajar tersebut mengaku jika barang haram tersebut didapatinya dari salah seorang pengedar ganja di wilayah Kecamatan Rimbo pengadang. “Setelah mendapati informasi tersebut, kita langsung lakukan pengembangan ke wilayah Kecamatan Rimbo Pengadang, tetapi saat kita lakukan penggrebekan di alamat yang dijelaskan kedua pelajar tersebut belum membuahkan hasil. Diduga bandar tersebut telah melarikan diri,” ungkap Ngatmin.
Selain itu, hingga saat ini kedua pelajar tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Lebong guna pengembangan lebih lanjut. Direncanakan Senin (10/6) hari ini kedua pelajar tersebut akan menjalani pemeriksaan urine di RS Bhayangkara Bengkulu serta mengecek berat barang bukti ganja tersebut ke BPOM Bengkulu. “Untuk perkembangan selajutnya kita lihat saja nanti,” pungkas Ngatmin.(777)