Bawa Durian, Warga Sukamerindu Tabrak Nenek

TEBAT KARAI, BE – Malang yang dialami oleh He (20) warga Sukamerindu Kecamatan Tebat Karai. Pasalnya dirinya yang hendak menikmati buah durian yang saat ini tengah musim di beberapa daerah di Kepahiang ternyata membuat petaka. Pasalnya dirinya harus berurusan dengan pihak Satlantas Kepahiang. Ini setelah sepeda motor yang dikendarainya yang sarat muatan durian menabrak seorang nenek pejalan kaki yakni Sanaria (70) warga Taba Santing. Alhasil korban yang mer
“Waktu itu saya melajukan sepeda motor saya dengan pelan karena waktu itu saya membawa 5 buah durian dari daerah Penjanjung Panjang. Tetapi tanpa sadar tiba-tiba nenek itu nyebrang dan saya pun tidak bisa mengendalikan sepeda motor saya dan terjadilah tabrakan tersebut,” ujar He dihadapan penyidik.

Dikatakannya, durian yang dibawanya tersebut hendak dimakan bersama keluarganya setelah dibelinya di daerah Penjanjung Panjang. Namun niatnya tersebut urung dilakukannya sebab sebelum durian tersebut sampai rumah dirinya mengalami kecelakaan.
“Rencananya durian tersebut mau saya makan bersama keluarga saya tetapi dengan peristiwa ini niat tersebut urung saya lakukan. Waktu kecelakaan berlangsung durian yang saya bawapun entah kemana karena jatuh berceceran,” ujar pemuda yang mengaku berpropesi sebagai petani ini.

Lakalantas yang terjadi di Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai ini tidak dapat dihindari karena He yang mengendarai motor Honda Revo tanpa Nopol ini mengaku pada waktu itu sang nenek tiba-tiba langsung menyebrang. Untungnya dalam peristiwa ini tidak merenggut korban jiwa, tetapi sang nenek terpaksa dilarikan ke RSUD karena mengalami luka parah di bagian Kepala.
Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kabag Ops AKP Resza Ramadianshah SIK didampingi Kasat Lantas AKP Dedi Kusnadi SH dikonfirmasi membenarkan peristiwa lakalantas tersebut.

“Lakalantas ini terjadi di Taba Sating yang menyebabkan korban Sanaria mengalami luka di beberapa bagian tubuh seperti luka robek pada bagian kepala dan terpaksa di jahit oleh tim medis RSUD Kepahiang,” kata Kasat.

Sementara ini, lanjut Dedi, mengenai peristiwa lakalantas ini masih dalam penyelidikan pihaknya, dan beberapa orang saksi dari masing-masing peristiwa itu sudah dimintai keterangan.

“Saat ini kita menyimpulkan lakantas sampai terjadi karena kurang kehati-hatian pengendara. Namun untuk memastikannya kita akan tetap melakukan beberapa rangkaian penyelidikan lagi,” tandas Kasat.(505)