Baru Seminggu, Jalan Hotmix Hancur

jalan hot mixLEBONG TENGAH, BE – Pembangunan jalan hotmix yang dilakukan di Desa Semelako Atas Kecamatan Lebong Tengah menuai protes dri warga. Hal ini terjadi karena pengerjaannya di nilai asal-asalan, terlihat baru dalam waktu 1 minggu ini selesai dikerjakan namun pada kenyataanya sudah cukup banyak aspal yang mengalami kerusakan terutama terkelupas meski belum di lalui oleh kendaraan.

Bahkan di beberap titik kondisi Aspal sudah mengalami retak-retak sehingga air masuk dari celah celah aspal dan ketika di pijak aspal langsung terkupas.

Kepala Desa Semelako Atas Putera Jaya mengatakan pembanguan jalan hotmix di desanya didanai melalui APBD tahun 2012 dengan nilai anggaran Rp 1,5 Miliar. Pengerjaan jalan tersebut baru di lakukan pada tahun 2013 dan selelai di kerjakan pada awal Februari 2013. Berdasarkan data awal yang diketahuinya Pembanguan jalan hotmix tersebut dilakukan untuk jalan-jalan lingkar dalam di Desa Semelako Atas dan jalan arah ke desa Bukit nibung sepanjang 300 meter dari arah Semelako Atas.

“Pembangunan jalan ini baru sekitar seminggu selesai dikerjakan tapi ada beberapa titik yang aspalnya sudah mulai terkupas yakni sepanjang kurang lebih 40 meter di tanjakan dari arah desa bungin ke Semelako atas serta ruas jalan di depan balai Desa Semelako Atas.

Kita tentunya merasa heran dengan kondisi tersebut karena sepengetahuan kita kalau jalan Hotmix bisa bertahan hingga 10 tahun tanpa perlu diperbaiki tapi di disini malah baru beberapa hari sudah banyak aspal yang berlobang dan retak-retak,” ungkap Putera Jaya.

Dijelaskannya, masyarakat Desa Semelako atas sebenarnya sagat berterima kasih terhadap Pemda Lebong dengan dihotmixnya jalan di desa mereka, namun dengan kondisi jalan yang di hotmix tersebut tidak sama dengan jalan-jalan hotmix di wilayah lainya mereka khawatir ketika jalan mengalami kerusakan lagi maka tidak menjadi perioritas lagi.

“Kita berharap agar Dinas PU ataupun Pemda lebong dapat melakukan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan jalan ini. Kita kawatir kondisi jalan ini tidak akan lama bertahan sedangan anggaran untuk perbaikan lagi sudah akan sulit diarahkan ke desa kita. Kalau masih bisa di perbaiki maka kita berharap untuk di perbaiki,” pungkas Putera Jaya.(777)