Baru 849.191 Jiwa Terdaftar JKN-KIS

BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik, Mitra Akbar, SE, AAAK
BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik, Mitra Akbar, SE, AAAK

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Hingga Semester I 2017 lalu, jumlah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan di Provinsi Bengkulu sudah mencapai 74 persen dari total penduduk Bengkulu. BPJS kesehatan optimis mampu memenuhi target 100 persen kepesertaan JKN KIS dengan menambah fasilitas kesehatan dan kemudahan layanan pendaftaran di tahun 2018 ini.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari, S.Ap, AAAK, melalui Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik, Mitra Akbar, SE, AAAK mengungkapkan, berdasarkan data semester I 2017 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu, jumlah penduduk Bengkulu mencapai 1.145.827 jiwa, sementara jumlah peserta JKN-KIS di Bengkulu sudah mencapai 849.191 jiwa atau 74 persen.

“Sejauh ini sudah 74 persen dari jumlah penduduk yang menjadi anggota JKN-KIS, kami terus mengupayakan agar pesertanya semakin meningkat,” ujar Mitra kemarin (25/1).

Pencapaian Kinerja Program JKN-KIS yang cukup baik tersebut mencakup BPJS Kesehatan yang mencakup Kota Bengkulu, Mukomuko, Bengkulu Tengah, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur yang terus mengalami peningkatan seiring diterbitkan Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2017 tentang Optimatimalisasi Pelaksanaan Program JKN dengan memerintahkan 11 Lembaga Negara untuk mengambil langkah sesuai kewenangannya untuk JKN-KIS.

“Semakin lama tingkat kepesertaan semakin tinggi, bahkan sisa 26 Persen diakhir 2017 lalu sudah diupayakan untuk dipenuhi,” sambung Mitra.

Peningkatan kepesertaan JKN-KIS tersebut merupakan instruksi dari Presiden RI Jokowi yang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang PMK, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri BUMN, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung, Direksi BPJS Kesehatan, Gubernur, dan Bupati/Walikota.

Didaerah, instruksi Presiden tersebut harus dijalankan oleh Gubernur untuk mengalokasikan anggaran pelaksanaan JKN-KIS dan memastikan Walikota/Bupati untuk juga mengalokasikan anggaran program JKN-KIS tersebut.

“Di daerah, tanggung jawab dipegang Gubernur untuk dan memastikan Walikota/Bupati menganggarkan dana untuk program JKN-KIS dan memastikan seluruh penduduk terdaftar menjadi peserta JKN KIS,” jelas Mitra.

Hingga Saat ini, jumlah peserta yang terdaftar JKN di BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu mencapai 849.191 jiwa.

Ratusan ribu masyarakat yang terdaftar JKN-KIS mulai dari Bengkulu Tengah sebanyak 65.064 jiwa, Kaur 83.418 jiwa, Mukomuko 114.185 jiwa, Seluma 126.779 jiwa, Kota Bengkulu 326.383 jiwa, Bengkulu Selatan 133.362 jiwa.

Banyaknya jumlah peserta JKN-KIS ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu.

“Saat ini BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 194 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” terang Mitra.

Seperti diketahui, ratusan FKTP yang telah bermitra dengan BPJS Kesehatan Bengkulu mulai dari 109 Puskesmas, 50 Dokter Praktik, 11 Dokter Praktek Gigi, 13 Klinik Pratama, 8 Klinik Pratama Polri, dan 3 Klinik Pratama TNI.

Serta 27 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 14 Rumah Sakit, 4 Apotek, dan 8 Optik.

Selain itu, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Masyarakat kini juga bisa mendaftar melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400 atau Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan, dan Kantor Kecamatan.

“Kami memberikan perluasan pelayanan baik dari penyediaan fasilitas kesehatan dan kemudahan pendaftaran hingga cakupan peserta semakin besar, tentunya dengan bantuan pemerintah daerah,” tutup Mitra.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, dr. Herwan Antoni, SKM, M.Kes mengatakan, pihaknya mengapresiasi kinerja BPJS kesehatan karena tinggal 26 persen lagi yang belum menjadi peserta JKN-KIS di Provinsi Bengkulu.

“Kami mengapresiasi kinerja BPJS Kesehatan yang sudah cukup optimal yang mampu membuat tingkat kepesertaan masyarakat pada program JKN KIS cukup tinggi,” ujar Herwan.

Pihak Dinkes Provinsi Bengkulu juga berencana secara bersama-sama dengan BPJS Kesehatan akanmengoptimalkan kinerja agar seluruh masyarakat Bengkulu bisa menjadi peserta JKN-KIS mengingat banyaknya kemudahan yang akan didapatkan oleh peserta itu sendiri.

“Setiap pemerintah Kabupaten/kota juga sudah mengalokasi anggaran jaminan kesehatan masyarakat sehingga semakin banyak masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan dan kemudahan untuk layanan kesehatan dari JKN KIS,” tukas Herwan. (999)

 

Data Peserta JKN Di Provinsi Bengkulu

Wilayah Jumlah Penduduk Jumlah Peserta JKN
Bengkulu Selatan 164.237 133.362
Kaur 125.768 83.418
Seluma 207.587 126.779
Mukomuko 174.742 114.185
Bengkulu Tengah 108.889 65.064
Kota Bengkulu 364.604 326.383
Total 1.145.827 849.191