Baru 8 OPD Umumkan Sirup

ilustrasi-opd_20160823_172658
Foto : IST

TAIS, Bengkulu Ekspress – Dari puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten Seluma. Baru 8 OPD saja yang sudah menginput dan mengumumkan paket pekerjaan di aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Selain itu, hanya 31 paket penyedia dan kegiatan rutin saja yang sudah diumumkan.

“OPD yang sudah mengumumkan masing masing kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Seluma Bidang Pengairan, serta Lingkungan Hidup (LH) yang mengumumkan kegiatan rutin saja,” tegas Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Zainal Bahri Ssos melalui Kasubag Pengendalian dan Pelaporan Nopilion Hendra SSos kepada BE kemarin (11/2).



Delapan OPD yang sudah menginput SIRUP itu, antara lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes), Lingkungan Hidup (LH), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Bidang Pengairan, RSUD Tais, Inspektorat dan Sekretariat Daerah.  “Kita bisa saja mengumumkan paket pekerjaan, namun harus ada surat dari pimpinan yang memerintahkan untuk dilakukan pengumuman tersebut oleh opetaror yang sudah d tunjuk,” sampainya.

Dijelaskan, saat ini hanya beberapa peket pekerjaan yang sudah siap lelang. Seperti di bidang pengairan Dinas PUPR Seluma, meliputi lelang rehabilitasi Air Talo Kemalo senilai Rp 900 juta, rehabilitasi di air Simpang Puguk Rp 375 juta dan rehabilitasi di air Simpang Pandan Rp 1,2 miliar. Pembangunan pipanisasi di pagar Ulu Rp 400 juta. Termasuk juga pengawasan dan perencanaan pada pengairan tersebut.

“Sejauh ini belum ada yang dilakukan tender melainan sudah siap untuk tender dan masih menunggu kesiapan dari OPD,” ujarnya.

Kabag Unit Layanan Pengadaan(ULP) Seluma Almidian Saleh Skm MM Kepada Bengkulu Ekspress menerangkan, saat ini belum ada satupun paket pekerjaan yang siap untuk di lelang. Melainkan masih dalam pengimputan pekerjaan di bagian pembangunan. “Kita belum ada melakukan lelang maupun tender satupun kerena belum ada yang siap untuk di lelang dan tender tersebut. ULP hanya bersifat untuk menunggu.”ujarnya singkat.(333)