Baru 1 OPD Laksanakan Lelang

ilustrasi-opd_20160823_172658
Foto : IST

TAIS,Bengkulu EkspressHingga memasuki bulan ketiga 2019 ini. Baru 1 organisasi perangkat daerah (OPD) saja, yang sudah melaksanakan lelang pekerjaan fisik. Itupun pekerjaan fisik yang nilainya hanya Rp 398 juta. Pekerjaan berupa konsultan pengawas pembangunan GOR (Gedung Olahraga).

“Sampai detik ini baru satu saja. Lelang konsultan pengawas dalam pembangunan GOR yang sampai ke kita,” ujar Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Seluma Almidian Saleh Skm ME kepada Bengkulu Ekspress kemarin (12/3).

Sekalipun demikian, ULP sudah menyurati satu persatu OPD agar segera penyampaikan pekerjaan fisik yang harus dilelang tahun ini. Termasuk mengenai fisik, perencanaan dan pengawasan juga harus segera disampaikan.

Tujuannya agar penyerapan angran di tahun 201agar ini bisa berjalan dengan maksimal dan pekerjaan bisa diselesaikan ditahun ini juga. “Selain menyurati kita juga melakukan bimtek terhadap persiapan agar cepat dilakukan penayangan paket paket pekerjaan fisik,” ujar Almidian.



Ditambahkannya, upaya jemput bola ini dilakukan dengan harapan agar Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK), Pengguna Anggaran(PA), Pelaksana Kegiatan(PPK) bisa mengetahui peran dan fungsi tugas mereka dan syarat paket untuk dilakukan lelang kegiatan fisik.

“Intinya sudah di surati dan dilakukan bimtek ini OPD yang banyak kegiatan bisa melakukan lelang,” sambungnya.

Dijelaskan, saat ini hanya beberapa peket pekerjaan yang sudah siap lelang yang menginput dan mengumumkan paket pekerjaan di aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRup).

Seperti di bidang pengairan PUPR Seluma meliputi lelang Rehabilitasi Air Talo Kemalo 900 juta, Rehabilitasi di Air Simpang Puguk 375 juta dan rehabilitasi di Air Simpang Pandan senilai Rp 1,2 miliar.

Berikutnya, pembangunan pipanisasi di Pagar Ulu Rp 400 juta. Termasuk juga pengawasan dan perencanaan pada pengairan tersebut.  “Sejauh ini belum ada yang dilakukan tender melainan sudah siap untuk tender dan masih menunggu kesiapan dari OPD.

Hanya saja sudah dilakukan pengimputan dibagian pembangunan SIRUP,”sampainya.(333)