Banyak Guru Terkendala Tulisan

Kegiatan workshop nasional dengan tema desain dan bahan pembelajaran modern era industri 4.0 yang dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menulis.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah II Curup, Inne Kristanti, SP MSi mengungkapkan, saat ini salah satu kendala yang kerap ditemui guru adalah kemampuan mereka untuk menulis.

Padahal menurut Inne, kemampuan seorang guru untuk menulis sangat diperlukan dalam berbagai hal.”Saat ini sebagian besar kendala yang kita temukan dari guru-guru khususnya di Rejang Lebong adalah kendala mereka dalam menulis,” sampai Inne usai membuka kegiatan workshop nasional dengan tema desain dan bahan pembelajaran modern era industri 4.0 yang dilaksanakan di Kampung Inggris Curup Minggu (8/3) pagi kemarin.

Karena kemampuan guru untuk menulis masih minim, sehingga menurutnya, pada saat momen-momen tertentu mereka akan terkendala seperti saat akan kenaikan pangkat, banyak guru terkendala dengan menulis artikel ilmiah.

“Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan ini kami berharap kemampuan guru-guru kita khususnya yang mengikuti kegiatan ini bisa meningkat,” harap Inne.

Selain itu, Inne juga berharap dengan adanya workshop menulis kemarin, kedepannya guru-guru yang ada diwilayah Cabdin Pendidikan Wilayah II Curup bisa menciptakan buku bahan ajar sendiri.

serta dengan kemampuan mereka dalam menulis, mereka bisa mengikuti program-program guru prestasi nasional, karena salah satu syarat untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi nasional adalah bisa menulis.

Sementara itu, panitia kegiatan Asep Suparman SPi MPd mengungkapkan, kegiatan yang mereka laksanakan kemarin tak lain untuk melatih guru-guru dalam menulis, sehingga nanti selain mereka mampu menulis mereka juga bisa menjadi penggerak literasi di sekolah-sekolah.

“Peserta kegiatan ini dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA sederajat, serta diikuti oleh guru dari tiga kabupaten yaitu Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang,” sampai Asep yang merupakan Kepala SMKN 3 Rejang Lebong tersebut

Kemudian Asep yang merupakan sekretaris PGRI Kabupaten Rejang Lebong juga berharap kegiatan yang menghadirkan penulis nasional yaitu Wijaya Kusumah MPd tersebut bisa menghasilkan guru-guru penulis baik penulis atrkel, opini pendidikan hingga buku-buku mata pelajaran.

Dengan kemampuan menulis yang mereka miliki tersebut, diharapkan akan semakin banyak guru-guru dari Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang mengikuti lomba guru nasional dan bisa membawa nama baik derah.

Menulis menurut Asep sangat penting dalam lomba nasional tersebut, guru yang menjadi pemenang dalam lomba nasional harus memiliki karya literasi. “Kami berharap dengan kegiatan ini akan semakin banyak guru-guru yang bisa menghasilkan karya yaitu buku,” harap Asep. (251)