Bantuan UKM Disiapkan Rp 40 Miliar

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Usaha Mikro, Kecil dan Mengenah (UMKM) di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) akan mendapatkan bantuan pinjaman dengan total sebesar Rp 40 miliar di tahun 2018 ini. Bahkan, hingga saat ini Dinas Koperasi dan UKM Bengkulu Utara terus melakukan pendataan dan survei kelayakan UMKM yang berhak menerima bantuan tersebut.

‘’Bantuan itu sebesar Rp 40 miliar. Itu berkat MoU dengan Kantor Perbendaharaan Negara Provinsi Bengkulu. Penyalurannya nanti melalui Himbara (Himpunan Bank Negara),’’ ujar Kadis Kop dan UKM Bengkulu Utara, Drs Waluyo kepada Bengkulu Ekspress ditemui diruang kerjanya, kemarin (15/1).

Waluyo menambahkan, UMKM di Kabupaten Bengkulu Utara ada sebanyak 4 ribu lebih. Usaha yang digeluti cukup beragam, mulai dari bengkel, warung makan, warung manisan, karangan bunga, kerajinan tangan serta bentuk lainnya. ‘’Untuk UMKM yang akan menerima kita lakukan verifikasi dan cek ke lapangan. Tujuannya agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran guna memperkuat UMKM,’’ ungkapnya.

Waluyo juga menyampaikan, dalam seleksi UMKM yang berhak menerima bantuan, maka petugas Diskop dan UKM Bengkulu Utara mengajak keterlibatan kepala desa (kades) dan camat. Karena, kades dan camat yang lebih dekat dengan masyarakat dan mengetahui keberadaan UMKM tersebut.

‘’Kita libatkan kades dan camat dalam validasi data. Jadi, UMKM yang berada di Diskop dan UKM terlebih dahulu melalui seleksi di tingkat desa dan kecamatan, sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran,’’ terang Waluyo.

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan kepada UMKM melalui Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Melalui sistem itu, lebih mudah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bahkan, suku bunga juga lebih ringan lantaran mendapat subsidi dari pemerintah.

‘’Ini untuk kemudahan pelaksanaan KUR. Kemudian, suku bunga yang lebih ringan, karena pemerintah memberikan subsidi. tidak seperti konvensional,’’ tuturnya.

Waluyo mengharapkan melalui penyaluran bantuan ini UMKM di Kabupaten Bengkulu Utara dapat terus tumbuh dan berkembang.

Karena, akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Disamping itu, juga dapat menonjolkan produk unggulan daerah.

‘’Program ini untuk menguatkan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM,’’ pungkasnya.(816)