Bantuan Operasional 1.133 RT Dicairkan

DSC_0282BENGKULU, BE – Kepedulian Pemerintah Kota Bengkulu terhadap Ketua RT, RW, Ketua Adat, BMA, Linmas dan Mandor Jalan sangat tinggi. Kemarin (18/6), sebanyak 1133 RT, 284 RW, 73 Ketua Adat, 5 BMA, 594 Linmas dan mandor jalan se Kota Bengkulu menerima Bantuan Operasional (BOP) yang diserahkan langsung Walikota H. Helmi Hasan di Kecamatan masing-masing. Para penerima Bantuan Operasional di masing-masing kecamatan ini terdiri, di Kecamatan Singaran Pati 128 ketua RT, 36 RW, 6 orang Ketua Adat. Sedangkan kecamatan Gading Cempaka 124 Ketua RT, 30 RW, 5 Ketua Adat, 55 orang Linmas. Kecamatan Kampung Melayu sebanyak 117 RT, 25 RW, 1 BMA, 6 Ketua Adat, 66 Linmas.
Kecamatan Selebar sebanyak 179 RT, 40 RW, 1 BMA , 6 Ketua Adat, 66 Linmas. Kecamatan Ratu Agung 167 Ketua RT, 41 RW, 8 Ketua Adat, 88 Linmas. Kecamatan Ratu Samban 92 Ketua RT 92, 28 RW, 9 Ketua Adat, 99 Linmas. Kecamatan Teluk Segara 96 Ketua RT, 31 RW, 1 BMA , 13 Ketua Adat. Serta Kecamatan Sungai Serut 77 Ketua RT , 22 RW, 1 BMA, 7 Ketua Adat, 63 Linmas dan 14 Mandor jalan. Kecamatan Muara Bangkahulu 133 Ketua RT, 31 RW, 7 Ketua Adat, 1 BMA.
Masing-masing ketua RT dan RW, Ketua Adat, BMA di 9 kecamatan ini menerima bantuan opersional sebesar Rp. 1.200.000,- dengan rincian Rp. 200 ribu perbulan terhitung sejak Januari – Juni 2013. Besaran nilai yang diterima lebih besar dari tahun lalu yang hanya Rp. 150 ribu perbulan. Sedangkan untuk linmas dan mandor jalan menerima Rp. 300 ribu terhitung Januari sampai Juni 2013.
Dalam penyerahan bantuan operasional yang dilakukan walikota mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore kemarin, disetiap kecamatan yang dikunjunginya H. Helmi Hasan mengajak kepada seluruh Camat, Lurah, Ketua RT, RW, Ketua Adat, dan BMA untuk mewujudkan 8 tekad bengkuluku bersih 2013. “Saya harapkan kepada semuanya dapat kreatif dimasyarakat, jangan hanya menunggu honor saja, karena saya rasa honor ini tidak seberapa dibanding dengan tugas dan pengabdian para bapak ibu RT, RW, Ketua Adat, BMA, Linmas dan mandor jalan di dalam masyarakat,” ujar Helmi Hasan.
Karena itu, lanjutnya, tidak hanya camat, lurah saja yang saya harapkan turun ke masyarakat, tetapi juga kepada RT, RW, Ketua Adat, BMA, juga harus turun ke masyarakat untuk mengetahui kendala dan keluhan apa saja yang dirasakan masyarakat. “Karena RT dan RW adalah garda terdepan pemerintah kota, jika RT dan RW mengalami kesusahan, maka segeralah berkoordinasi kepada lurah dan camat, hingga saya sebagai walikota juga dapat ikut mengetahui apa-apa saja yang menjadi keluhan masyarakat kota bengkulu,” kata Helmi Hasan sebelum memberikan BOp di 9 kecamatan, kemarin (18/6). Pada kesempatan itu juga, walikota H. Helmi Hasan berencana akan menaikkan Bantuan Operasional yang diterima para linmas dari Rp. 50 ribu perbulan menjadi Rp. 100 ribu perbulan pada APBD-P.
Sementara itu, BOp yang diserahkan kemarin, juga ditanggapi oleh para RT, RW di Kecamatan Singaran Pati. Ketua RT.01 Kelurahan Timur Indah Amrulah ketika wawancarai mengatakan BOp ini sangat membantu para RT, RW dalam mengemban tugas sehari-hari. “BOp ini sangat membantu kami,” ujarnya. Hal senada juga dikatkan oleh Sahabudin Ketua RW.03 Kelurahan Jembatan Kecil dan Suhaimi Ketua RW.05 Kelurahan Dusun Besar. Menurutnya dengan BOp yang telah diterima ini dapat lebih memotivasi agar para RT, RW bekerja semakin baik sehingga dapat mewujudkan kota bengkulu yang semakin baik.
Tampak hadir, asisten I Dra Rosmidar, Asisten II Drs. Fachrudin Siregar, MM, Kabag Pemerintahan Setda kota Zohri Kusnadi, SH, MH, dan pejabat dilingkungan pemerintah kota. (rls/prw).