Bantuan LU Tahap II Disalurkan

ERICK/BE
SALURKAN : Lansia yang masuk dalam program Bantu LU ketika menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta.

LEBONG, bengkuluekspress.com – Bidang Sosial Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (Dinas PMDS) Kabupaten Lebong, kembali menyalurkan bantuan lanjut usia (LU) kepada 87 orang lanjut usia (Lansia) tak produktif sebesar Rp 1,2 juta. Bantuan LU sudah disalurkan di tahap pertama pada akhir bulan September 2019 yang lalu. Dimana dalam tahun ini, total bantuan sebesar Rp 2,4 juta dengan 2 kali penyaluran atau masing-masing Rp 1,2 juta.

Kepala Dinas PMDS Lebong, Reko Haryanto SSos MSi melalui Kabid Sosial, Jimi Tri Susilo SSTPi mengatakan, bahwa untuk penyaluran Bantu LU tahap pertama, pihaknya secara langsung mendatangkan pihak perbankan yang sebelumnya telah ditunjuk pemerintah pusat.

“Yang ditunjuk adalah Bank Nasional Indonesia (BNI), tetapi Lebong BNI belum ada, sehingga kita menggambil BNI Cabang Curup untuk menyalurkannya,” jelasnya, kemarin (03/12).

Namun untuk penyaluran tahap ke II, sambunya, langsung diambil di kantor BNI Cabang Curup. Karena penerimanya adalah para lansia, maka bisa diwakilkan dari keluarga penerima dengan menyerahkan surat kuasa. Penyaluran LU dilakukan mulai, Selasa (03/12) hingga Kamis (05/12). “Untuk hari ini (kemarin) hingga Kamis, dari Sosial akan mendampingnya,” sampainya.

Dijelaskannya, namun jika dari hari yang telah diminta untuk melakukan pencairan dana LU tak kunjung dicairkan oleh pihak lansia. Maka untuk hari selanjutnya pihaknya tidak akan mendampingi, namun dipersilahkan pihak keluarga lanisa sendiri yang mencairkan dananya.

“Kita berharap mereka (lansia atau keluarga lansia) bisa mencairkan bantuan secepatnya, meskipun masih ada waktu hingga akhir bulan Desember,” ujarnya.

Ditambahkan Jimi, untuk total lansia yang ada di Kabupaten Lebong berjumlah lebih kurang 4.600 orang dan data tersebut telah disampaikan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Akan tetapi Lebong hanya 87 lansia yang mendapatkan bantuan. “Untuk itulah di tahun 2020 mendatang, kita kembali akan mencoba untuk bisa menambah jumlah lanisa non produktif yang mendapatkan bantuan,” tutupnya.(614)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*