Bantuan Beras PPKM untuk 11.562 KPM

SIAP: Truk pengangkut beras untuk terdampak PPKM Mikro di BS siap disalurkan, Rabu (28/7).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, dikhawatirkan warga Bengkulu Selatan (BS) kekurangan bahan pangan dalam hal ini beras. Oleh karena itu, Pemda Bengkulu Selatan (BS) menyalurkan bantuan beras kepada ribuan keluarga penerima manfaat (KPM).

“Saat ini kita menyalurkan beras di masa pemberlakuan PPKM mikro untuk 11.562 KPM,” kata Bupati BS, Gusnan Mulyadi SE MM.

Dikatakan Gusnan, ke-11.562 KPM tersebut tersebar di 11 kecamatan di BS. Mereka ini merupakan warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST). Dengan adanya bantuan tersebut, dirinya berharap masyarakat BS tidak kekurangan bahan makanan. Sehingga mereka tetap tercukupi kebutuhan pokok dan mereka tidak kelaparan.

“Masing-masing KPM menerima 10 kg,” ujarnya.

Dijelaskan Gusnan, penyaluran bantuan beras di masa PPKM mikro tersebut dimulai, Rabu (28/7) hingga selesai. Untuk penyaluran beras ini, pihaknya bekerja sama dengan pihak Bulog BS. Sehingga nantinya ke-11.562 KPM tersebut semuanya menerima bantuan beras. Ditambahkannya bantuan beras ini akan diantar sampai ke rumah masing-masing penerima.

“Bagi penerima tunggulah di rumah, petugas akan mengantar bantuan beras ini hingga ke depan pintu rumahnya,” imbuh Gusnan.

Mengingat saat ini sedang PPKM Mikro, dirinya meminta warga BS dapat selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat. Sebab saat ini masih marak warga yang terpapar virus Covid-19. Oleh karena itu, dirinya meminta warga agar selalu memakai masker, berjauhan, menghindari kerumunan dan rutin mencuci tangan sampai bersih. Sehingga diharapkan ke depan tidak ada lagi warga BS yang terpapar Covid-19.

“Jaga terus kesehatan kita dengan selalu mematuhi prokes Covid-19, mari terus berdoa agar virus ini segera hilang dari bumi sekundang yang kita cintai ini,” harap Gusnan. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*