Bantaran Sungai Air Putih Ditata

CURUP, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) akan melakukan penataan bantaran sungai yang ada di Kota Curup. Bantaran sungai yang akan ditata dengan kucuran dana dari pemerintah pusat tersebut adalah bantaran Sungai Air Putih.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rejang Lebong, H Asli Samin SKM MKes mengungkapkan bantaran Sungai Air Putih yang akan ditata tersebut yaitu sepanjang 400 meter mulai dari belakang Pasar Bang Mego hingga jembatan simpang Lebong atau samping Hotel Amanjaya.

“Melalui program Kotaku, kita akan melakukan perbaikan sepadan aliran Sungai Air Putih sepanjang 400 meter mulai dari belakang Pasar Bang Mego hingga hotel Aman Jaya,” sampai Asli Samin.

Dijelaskan Asli Samin, untuk melakukan penataan sepadan atau bantaran Sungai Air Putih tersebut, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 miliar. Dimana menurutnya disepanjang aliran Sungai yang terdampak program tersebut akan dibuka akses jalan selebar 4 meter dikedua sisis sungai.

Kemudian dibeberapa titik yang memiliki area yang luas akan dibangun taman-taman bermain anak yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti wifi gratis. Kemudian akan dipasang lampu jalan dan tempat-tempat sampah sehingga masyarakat tidak membuang sampah lagi ke sungai. Selain itu, rumah-rumah penduduk yang terkena dampak program tersebut, yang awalnya membelakangi sungai nantinya akan menghadap kesungai semua dengan bentuk-bentuk yang hampir serupa sehingga memiliki daya tarik sendiri.

“Dalam program tersebut, juga nanti akan sepaket dengan Ipal komunal, sehingga pembuangan limbah masyarakat tidak lagi ke sungai melainkan ke Ipal komunal tersebut,” terang Asli Samin.

Dengan program tersebut, menurut Asli Samin selain melakukan perubahan wajah Kota Curup juga bagian dari upaya membersihkan aliran Sungai Air Putih. Karena dengan program tersebut diharapkan masyarakat tidak membuang limbah dan sampah lagi ke Sungai. Masyrakat yang terdampak program tersebut, menurut Asli Samin nantinya akan mendapat uang bantuan untuk memperbaiki rumah-rumah mereka.”Ini tahap awal, kita lihat nanti respon masyarakat, bila memang bagus maka tidak menutup kemungkinan ditahun selanjutnya akan ditambah lagi program ini,” tambah Asli Samin.

Terkait dengan tahapan dari proses program tersebut, Asli Samin mengaku saat ini sudah masuk dalam tahap lelang, dimana menurutnya pihaknya masih menunggu persetujuan dari masyarakat. Karena memang dalam melaksanakan program tersebut Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong hanya bertanggungjawab pada selesainya lokasi atau masyarakat menyetujui lokasi.

“Untuk masyarakat, alhamdulillah mereka setuju, kita sudah dua kali melakukan pertemuan dan masyarakat menyetujuinya,” papar Asli Samin.

Disisi lain, Siregar (60) salah satu warga yang ditemui dilokasi rencana penataan kawasan bantaran Sungai Air Putih di Kelurahan Pasar Tengah Kecamatan Curup mengaku mengetahui terkait dengan program tersebut. Bahkan menurut Siregar masyarakat sudah menyutujui program tersebut. Menurut Siregar, aliran Sungai Air Putih sendiri memisahkan dua kelurahan yaitu Kelurahan Pasar Tengah dan Kelurahan Jalan Baru.”Masyarakat pasti setuju, karena memang itu adalah program pemerintah,” sampai Siregar.

Bukti dari setujunya masyarakat akan program tersebut, menurut Siregar pemerintah daerah Kabupaten Rejang Lebong telah memberikan tanda batas lokasi yang akan terdampak program tersebut.Sementara itu, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, dilokasi rencana penataan bantaran sungai tersebut, dibeberapa titik sudah ada lingkaran yang terbuat menggunakan cat merah.

Dimana lingkaran tersebut merupakan batas rencana pembangunan. Dari lokasi tanda maka banyak rumah warga yang akan terkena karena memang disepanjang aliran Sungai tersebut sudah sebagian besar rumah warga langsung ke bibir sungai.(251)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*