Bansos Kemensos Rp 108 M untuk 60 Ribu KK di Bengkulu Segera Bagikan

Foto IST/ BE – Sekda provinsi Bengkulu Hamka Sabri melakukan video conferensi (Vicon) bersama Mensos RI Juliari P Batubara, kamis (16/04).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Provinsi Bengkulu mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) tunai dari Kementerian Sosial sebesar Rp 108 miliar yang akan dibagikan kepada 60.000 kepala keluarga (KK) di Provinsi Bengkulu. Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan Bansos tunai ini, tambah Rohidin akan diberikan kepada masyarakat dalam rangka pencegahan dampak COVID-19.

Menurut Rohidin, jika dihitung berdasarkan data Kemensos RI, per KK akan mendapatkan Bansos Tunai sebesar Rp. 600.000 selama 3 bulan terhitung April hingga Juni mendatang. Untuk data masyarakat penerima bansos ini, Pemprov Bengkulu melalui Dinsos Provinsi Bengkulu akan meminta kabupaten/ kota melakukan pendataan dan menyampaikan data tersebut secepatnya.

“Setelah data kuota 60.000 sampai baru kita lakukan pembagian ke kabupaten/ kota,” terang Gubernur Rohidin yang disampaikan Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri usai video conferensi (Vicon) bersama Mensos RI Juliari P Batubara, kamis (16/04).

Dilanjutkan Hamka, diberikannya kuota 60.000 bansos tunai oleh Kemensos RI ini telah berdasarkan kalkulasi yang dilakukan, yaitu terkait dampak sosial dan jumlah penduduk. Tidak hanya dari pusat saja, bantuan lainnya dalam bentuk sembako juga secara berjenjang dan masif juga telah dilakukan pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota bahkan pemerintah desa sebagian besar juga telah mengalokasikan bantuan ini.

“Mudah-mudahan bantuan ini apat teratasi semua dampak sosial akibat covid-19 ini,” pungkas Hamka.

Sementara itu, terdapat 33 provinsi penerima program Bansos Tunai ini kecuali DKI Jakarta. Adapun kriteria penerima, pertama diprioritaskan bagi KK termasuk dalam DTKS Kemensos RI dan kedua berdasarkan tambahan usulan daerah, yaitu KK non program sembako, KK non PKH, KK non Prakerja – non DTKS + BNBA, By NIK dan By Nomor Telepon.(HBN)