Bank Mantap Sosialisasikan Ketaspenan

SERAHKAN: Kacab Bank Mantap Bengkulu, Irawan Sumardi saat menyerahkan cinderamata kepada Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM, kemarin (10/1).
SERAHKAN: Kacab Bank Mantap Bengkulu, Irawan Sumardi saat menyerahkan cinderamata kepada Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM, kemarin (10/1).

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Bank Mandiri Taspen (Mantap) Cabang Bengkulu mensosialisasikan ketaspenan dan pemberkasan LKO dihadapan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang. Para ASN yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) mendapatkan pemahaman mengenai hak-haknya diketaspenan serta cara pemberkasan untuk mendapatkan haknya disaat sudah tak bertugas secara aktif lagi nantinya.

Sosialisasi tersebut digelar, Rabu (10/1) di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dengan dihadiri langsung Kepala Cabang Bank Mantap Bengkulu, Irawan Suryadi.

“Ini sosialisasi sangat penting, agar para ASN bisa memahami mekanisme ketaspenan disaat sudah pensiun nanti,” ungkap Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM saat memberikan arahan kepada ratusan ASN yang mengikuti sosialisasi ketaspenan tersebut.

Bupati mengingatkan, jajaranya agar memahami mekanisme ketaspenan serta pemberkasannya, sehingga tidak ada permasalahan dalam pembayaran hak di taspen maupun penyaluran gaji yang tetap didapat para abdi negara setelah purna tugas nanti. “Di Kepahiang ada sekitar 3300 ASN, dan 1500 tenaga honorer. Saya harap semua bisa memahami mekanisme diketaspenan, maka sosialisasi ini penting,” ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang Bank Mantap Bengkulu, Irawan Surmadi menegaskan, sosialisasi dilaksanakan untuk membantu ASN yang akan memasuki BUP, agar layanan klaim otomatis dana pensiunnya dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada kendala mendapatkan hak-haknya.

“Sosialisasi untuk membantu layanan klaim otomatis klaim pensiun, supaya tidak ada keterlambatan,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya juga mendorong ASN yang belum memiliki unit usaha agar segera menyiapkan usaha di hari pensiunan. Sehingga para ASN bisa mendapatkan penghasilan tambahan selain dari dana pensiunanya. “Kedepan akan ada tindakan turunannya, yaitu melaksanakan pelatihan untuk membuat usaha bagi ASN yang memasuki usia pensiun nantinya,” tutur Irawan. (320)