Bank Data Intelijen Dibentuk

–fto Hendri Antoro (Kajari MM)–

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Tidak hanya bank data intelijen bidang penegakan hukum. Bank data intelijen untuk bidang ekonomi, aktivitas organisasi kemasyarakatan (Ormas), aktivitas keagamaan dan lainnya juga dibangun oleh jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko. Bank data intelijen ini pun sudah dibentuk.“Bank data intelijen untuk semua lini dan bidang apapun kita bentuk. Artinya, tidak hanya dalam penegakan hukum saja,” kata Kajari Mukomuko Hendri Antoro SAg SH MH dikonfirmasi BE kemarin (26/9).

Inovasi baru Kejari Mukomuko tersebut, kata kajari, dilakukan karena kejari tidak mengingnginkan menyampaikan sesuatu, dalam bentuk wacana. Terlebih lagi ketika Kejari dimintai pendapat atau diminta mengisi materi. Apa yang disampaikan dari Kejari, baik itu berupa kajian, pendapat hukum dan lainnya, sesuai dengan data yang lengkap dan terinci.



“Artinya Intelijen harus punya data selengkap mungkin. Supaya saat diminta pendapat atau diminta mengisi materi. Saya tidak ingin hanya sampaikan wacana, tetapi ada data dan nantinya akan dilakukan secara bersama,” terang Kajari.

Harapannya, kata Kajari, kejaksaan bersama forum koordinasi pimpinan daerah, dapat mendorong Pemda dan OPD di Kabupaten Mukomuko. Makin objektif dalam mengambil kebijakan, yang mendekati kebutuhan masyarakat. Dapat mendorong kemajuan potensi-potensi yang ada di daerah. Dicontohkannya, jangan sampai pembangunan pariwisata dikesekiankan, padahal potensi di daerah kita ini cukup banyak.

Data yang dimiliki kejaksaan tambahnya, akan disingkronkan dengan data yang dimiliki instansi lainnya. Baik itu data yang ada di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya.

”Jajaran Kejari tidak hanya berperan di bidang hukum saja, tetapi lebih berinovasi dengan melibatkan pihak terkait untuk kemajuan daerah dan mensejahterakan rakyat di Kabupaten Mukomuko yang kita cintai ini,” tegas Hendri. (900)