Bank Bengkulu Harus Kuasai Market Share

Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA mengambil sumpah jabatan Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu, Hj Yanti Kurniati SE MM di Aula Utama Lantai 7 Kantor Pusat Bank Bengkulu, Rabu (14/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA selaku Pemegang Saham Utama melantik dan mengambil sumpah jabatan Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu, Hj Yanti Kurniati SE MM. Dalam pelantikan ini, Gubernur berharap Bank Bengkulu bisa menguasai market share perbankan yang ada di daerah. Hal ini dilakukan agar bank terbesar di Bengkulu ini bisa semakin tangguh dan tumbuh.

“Dalam Rapat Umum Pemegang Saham, kita semua sepakat bahwa Bank Bengkulu memiliki potensi untuk semakin besar dan menguasai market share perbankan di Provinsi Bengkulu. Saya kira dengan kelengkapan jajaran manajemen direksi harapan tersebut bisa segera terwujud,” kata Rohidin pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Direktur Kepatuhan di Aula Utama Lantai 7 Kantor Pusat Bank Bengkulu, Rabu (14/8).

Ia mengaku, setidaknya terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan oleh pihak managemen Bank Bengukulu agar semakin tangguh dan tumbuh. Langkah yang harus dilakukan yaitu meningkatkan kinerja karyawan tidak hanya di jajaran Direksi saja, akan tetapi hingga ke staf yang paling bawah. “Bank Bengkulu belum memposisikan 100 persen sebagai usaha perbankan, masih ada perasaan seperti Aparatur Sipil Negera (ASN). Padahal persaingan perbankan saat ini sudah semakin ketat. Oleh sebab itu, Bank Bengkulu harus mampu bersaing dengan bank lainnya kalau tidak kita akan kalah,” ujar Rohidin.

Agar mampu bersaing dengan perbankan konvensional di Bengkulu, Bank Bengkulu harus meningkatkan kinerja tidak hanya dalam hal membuka rekening tabungan tetapi gencar melakukan penyaluran kredit. Karena banyak sektor usaha di Bengkulu masih membutuhkan pembiayaan dari perbankan seperti perdagangan, perkebunan, dan pertambanga. “Banyak sektor yang masih sangat potensial bisa digarap Bank Bengkulu. Saya kira memang pegawai bank sekarang harus jemput bola agar nasabahnya juga banyak,” imbuh Rohidin.

Menurutnya, pegawai Bank Bengkulu memang harus menjemput bola, karena saat ini banyak Bank BUMN gencar menawarkan produk perbankan langsung ke masyarakat. Bahkan mereka rela mendatangi rumah calon nasabahnya meskipun hari libur. “Bank lain itu sudah seperti koperasi keliling, mereka cari nasabah. Masa kita kalah dengan mereka,” kata Rohidin.

Terakhir, Rohidin berharap produktivitas Bank Bengkulu bisa ditingkatkan dan efisiensi bisa dijalankan. Sehingga kedepan bank ini akan semakin tumbuh dan tangguh. “Kita harus bertransformasi tidak hanya di tingkat pusat, seluruh cabang Bank Bengkulu harus melaksanakan itu, mudah-mudahan kedepan Bank ini semakin semakin baik,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Bengkulu, Agusalim mengatakan, dengan dilantiknya Direktur Kepatuhan membuat manajemen Bank Bengkulu menjadi lebih lengkap. Sehingga jajaran Direksi bisa fokus untuk memajukan Bank Bengkulu sesuai dengan harapan pemegang saham.

“Pelantikan Direktur Kepatuhan ini, diharapkan bisa meningkatkan kinerja Bank Bengkulu,” kata Agusalim.

Ia mengaku, peningkatan kinerja bisa dicapai dengan meningkatkanya produktivitas dan efisiensi. Dengan produktifitas dan efisiensi yang meningkat maka laba perusahaan juga akan ikut meningkat. Terbukti hingga Agustus 2019 ini, laba Bank Bengkulu sudah lebih dari Rp 89 miliar atau meningkat drastis dibandingkan 2018 lalu yang tercatat sebesar Rp 76 miliar. “Kinerja akan terus kita tingkatkan, kalau visi kita sama, goal kita sama, maka apa yang kita harapkan akan terwujud,” tutupnya.(999)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*