Bank Bengkulu Ekspose Saham Seri B

APRIZAL/BE
Penyerahan sertifikat saham kepada masyarakat yang telah menjadi investor Bank Bengkulu, Kamis (24/9).

ARGA MAKMUR, BE – Bank Bengkulu (BB) bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melaksanakan Ekspose Saham Seri B. Kegiatan bertempat di Balai Daerah, Kamis (24/9). Hal tersebut sebagai salah satu upaya mempertahankan, agar Bank Bengkulu tetap eksis. Termasuk juga memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor 12 tanggal 16 Maret tahun 2020. Bank Bengkulu harus memenuhi target modal inti sebesar Rp 1 triliun.

Direktur Utama Bank Bengkulu H Agusalim mengatakan kepada BE saat diwawancarai BE usai ekspose, Kamis (24/9), sesuai dengan regulasi OJK, Bank Bengkulu harus memiliki modal inti sebesar Rp 1 triliun. Sedangak hingga saat ini terkahir pada Agustus Bank Bengkulu baru memiliki modal inti sebesar Rp 843 miliar. Maka dari itu Bank Bengkulu melakukan penjualan saham seri B ini.

“Karena masih adanya kekurangan modal inti, maka itu kami melakukan penjualan saham seri B. Hal ini agar Bank Bengkulu tetap eksis sesuai dengan jargon kita tangguh dan tumbuh,” kata Dirut Bank Bengkulu Agusalim.
Agusalim menambahkan, ekspose saham seri B yang dilakukan ini yang terkahir dilakukan Bank Bengkulu.

Sebelumnya ekspose saham ini sudah dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Intinya pelaksanaan ini Agusalim menyampaikan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki saham di Bank Bengkulu. Setiap lembar saham seri B tersebut dijual dengan harga Rp 4 Juta. Untuk besaran bagi hasil tersebut, tergantung pertumbuhan Bank Bengkulu diakhir tahun atau tutup buku, dihitung.

“Maka dari itu, saya berharap kepada seluruh masyarakat dan pihak Pemkab BU untuk dapat melakukan investasi di Bank Bengkulu,” harapnya.

Bupati BU Ir H Mian menyambut baik pelaksanaan Ekpose Saham Seri B oleh jajaran Bank Bengkulu. Dengan adanya ekspose saham ini, masyarakat BU bisa mememliki saham di Bank Bengkulu, selain memliki saham hal ini juga turut membantu pertumbuhan Bank Bengkulu selaku Bank Umum Milik Daerah (BUMD).

“Ya dengan adanya ekspose saham ini, kita selaku pemerintah mesuport kegaiatan ini. Karena ini dinilai penting dalam mengembangkan Bank Bengkulu tetap tumbuh dan menjadi Bank milik daearah,” tandasnya.

Untuk diketahui dalam kegiatan tersebut Bank Bengkulu memberikan bantuan bantuan CSR untuk pembangunan masjid di kecamatan se-Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp 100 Juta. (127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*