Banjir dan Jembatan Putus, Akses Penghubung Desa di Seluma Lumpuh

LUBUK SANDI, BE – Curah hujan cukup tinggi kemarin sore hingga larut malam menimbulkan bencana alam banjir terjadi di wilayah Desa Sakaian serta akses jembatan penghubung Desa Arang Sapat dan Dusun Tengah Kecamatan Lubuk Sandi, saat ini terputus dan tidak bisa dilalui warga.

Data berhasil di himpun saat ini, banjir merendam sedikitnya 13 rumah, dan membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Air yang merendam kediaman warga sudah mencapai betis dan lutut orang dewasa. Hingga detik ini banjir masih menerjang.

“Benar ada banjir di Desa Sakaian, 13 rumah yang beroperasi, saat ini sedang kami lakukan pendataan. Serta warga untuk akses jalan keluar masuk sulit akibat jembatan putus dan hanya menggunakan jembatan darurat saja,” jelas Kepala BPBD Seluma, Arben Muktiar MM kepada wartawan.

Adapun bencana banjir dan kerusakan fasilitas umum ini disebabkan cuaca buruk yang melanda Kabupaten Seluma sejak Senin siang detik ini. Hujan juga menyebabkan meluapnya sungai, hingga akhirnya merendam rumah warga.

“Logistik dan keperluannya siap kami kirim, kami imbau juga masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap bencana susulan akibat cuaca buruk ini,” ujar Arben.

Sementara itu, longsor juga terjadi di jalan menuju kawasan Napal Jungur. Akibatnya material kayu dan pepohonan menutup akses badan jalan sepanjang 50 meter. Alhasil warga kewalahan untuk akses menuju dan keluar Desa Dusun Tengah, Desa arang Sapat dan Cawang.

“Tim tengah mendata lebih lanjut dan terdampak maupun korban jiwa jika memang ada,” pungkasnya (333)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*