Banjir Belum Teratasi

rumah yang terendam satu bulanBENGKULU, BE – Banjir yang melanda warga Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, ternyata belum juga teratasi.  Warga yang berharap adanya penanganan cepat dari Pemerintah Kota ketika Penjabat Walikota Drs H Sumardi MM datang berkunjung, ternyata hingga kemarin belum terpenuhi.

“Setelah bapak walikota berkunjung ke sini kemarin (13 Desember 2012, red), besar harapan kami pemerintah segera membangun saluran air agar banjir yang datang setiap hujan ini teratasi.  Tapi banjir ternyata kerap masih terjadi meski hujan yang terjadi beberapa hari ini tidak terlalu besar seperti sebelum-sebelumnya,” ungkap Suliswati, salah seorang korban banjir, kemarin.
Ia pun mengkhawatirkan, ketinggian air bisa mencapai sekitar 1 hingga 2 meter apabila hujan deras terus terjadi selama beberapa hari kedepan.

Hal ini, katanya, disebabkan karena tidak adanya saluran yang bisa digunakan untuk mengalirkan air ketika hujan terjadi.  “Kalau hujannya nggak terlalu deras, ketinggian air berkisar setengah meter. Tapi kalau hujannya deras dan lama, ketinggian air bisa sampai 1 meter lebih. Banjir ini aja belum pernah surut sejak terjadi pertama kali (10 November, red). Setiap kali air surut, hujan sedikit saja banjirnya datang lagi.  Kami minta pemerintah segera membuat saluran air itu,” tukasnya.

Sulis memberikan keterangan lebiih lanjut, warga yang terkena dampak banjir saat ini mulai terjangkit berbagai jenis penyakit. Karena mayoritas mereka bukan dari kalangan orang mampu, Sulis menuturkan banyak warga yang memilih menahan sakitnya ketimbang berobat ke rumah sakit.

“Siti Khadijah, tetangga saya kemarin menderita sakit demam, diare dan penyakit kulit.  Suaminya cuma buruh bangunan jadi tidak bisa berobat,” imbuhnya.

Dimintai keterangannya mengenai hal ini, Penjabat Walikota Drs H Sumardi MM menyatakan, semua persoalan yang belum teratasi seperti banjir, diharapkannya dapat diselesaikan oleh walikota terpilih.  Ia optimis walikota yang baru dapat menyelesaikan persoalan ini dengan baik.  “Kita serahkan persoalan itu (banjir-red) kepada walikota yang terpilih nanti. Mereka orang-orang cerdas dan merupakan putera-puteri terbaik daerah ini. Mereka pasti bisa,” pungkasnya. (cw1)