Bangunan Gapura di Tata Ulang

Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sebagian besar gapura yang berada di gang-gang setiap kelurahan mulai menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu. Pasalnya, setelah sekian banyak kasus kebakaran yang ditanggani Dinas Damkar rupanya gapura tersebut kerap menimbulkan persoalan karena tidak memiliki ketinggian yang ideal yang membuat mobil tanki air tidak bisa keluar masuk dengan lancar. Jika dibiarkan maka hal ini berakibat fatal karena menghambat proses penyelamatan masyarakat.

Sekretaris daerah kota, Marjon MPd mengimbau agar masyarakat dan kelurahan setempat untuk segera menyesuaikan ketinggian gapura di setiap gang. Apalagi di kawasan padat penduduk memang lebih rawan terjadi bahaya kebakaran. Maka jangan sampai hanya karena persoalan ini justru merugikan masyarakat itu sendiri terutama ketika terjadi kebakaran yang menimbulkan kerugian besar.

“Kita imbau juga itu, jangan sampai jalannya luas tetapi gapuranya sempit begitu juga ketinggiannya, karena mobil Damkar gak bisa masuk,” kata Marjon, kemarin (11/1).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Saipul Apandi mengungkapkan ada saat menangani kebakaran khususnya di daerah-daerah pemukiman, pihaknya disibukkan untuk mencari jalan lain, karena mobil sering nyangkut di ujung gapura tersebut bahkan ada beberapa gang yang ditutupi oleh tiang portal tetapi tidak bisa dibuka, hal ini mengulur waktu dalam proses pemadaman api, sedangkan sifat api jika tidak ditanggani dengan cepat maka bisa menyebar ke rumah-rumah lainnya.



”Ketinggian mobil kita itu 3,65 meter sedangkan gapura yang di pintu masuk rata-rata setinggi 2 sampai 2.5 meter, maka idealnya ketinggian gapura itu harus 4 meter.

Kalau tidak ya kita cukup kelabakan untuk masuk, jadi terpaksa menggunakan mobil kecil karena tinggi hanya 2 meter tetapi kapasitas air tentu lebih sedikit yang dibawa,” ungkap Saipul.Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan imbauan terlebih dahulu kepada Camat dan Lurah agar persoalan ini menjadi perhatian serius. Setidaknya dapat dilakukan penyesuaian kembali ketinggian gapura yang ada di gang-gang tersebut, karena hal ini berkaitan dengan keselamatan orang banyak.

“Kita akan berkoordinasi dengan perhubungan juga sebelum keluarkan surat resmi karena sebenarnya ada aturannya didalam perda tentang standar ketinggian pembuatan gapura itu, makanya saya koordinasi dulu,” jelas Saipul. (805)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*