Bangun Rest Area di Simpang Enam

 Jefryy/BE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seluma, bersama jajaran saat melakukan survei ke lokasi lahan yang akan di hibahkan untuk pembangunan rest area.
Jefryy/BE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seluma, bersama jajaran saat melakukan survei ke lokasi lahan yang akan di hibahkan untuk pembangunan rest area.

 

TAIS,Bengkulu Ekspress – Adanya surat dari Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, agar Kabupaten Seluma segera menyiapkan lahan untuk pembangunan rest area, gazebo, mushala serta lokasi parkir. Mendapat tanggapan serius Pemerintah Kabupaten Seluma. Bahkan, Pemda Seluma sudah menyediakan lahan seluas 1 Hektar di Simpang Enam Kota Tais.

“Lahan ini kita hibahkan untuk pembangunan rest area dan pembangunannya dilakukan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu” kata Sekda Seluma Irihadi MSi saat diwawancarai Bengkulu Ekspress di lokasi Simpang Enam Kota Tais, kemarin (19/2).

Irihadi menegaskan, proses hibah lahan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengacu kepada peraturan yang ada. Besar harapan pembangunan rest area ini bisa di lakukan di Kabupaten Seluma oleh dinas terkait. Terpenting pembangunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bengkulu. Dengan anggaran tersendiri pula bukan dari Kabupaten Seluma lagi.

“Kita belum sanggup membangun rest area dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Seluma, melainkan kita mengharapkan pemprov bisa mewujudkannya,” ujarnya.

Diketahui, kemarin (19/2), sekitar pukul 11.00 WIB, Sekda Seluma Irihadi MSi bersama dengan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Seluma Drs Supratman MM, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Daerah Nopetri Elmanto MSi, serta Pelaksana tugas Kepala Dinas Perkim Seluma dan Plt Kadis Pariwisata meninjau lokasi lahan yang dihibahkan. Termasuk melihat batas dan titik lahan yang akan di hibahkan ke Provinsi tersebut.

“Lahannya sudah jelas milik pemda Seluma dan dijamin tidak akan bermasalah di kemudian hari mengingat sudah ada surat menyuratnya,” sampainya.

Disampaikan Kabag Administrasi Pemerintahan Daerah Nopetri Elmanto, sebelumnya ada beberapa wacana alternatif lokasi yang mau dihibahkan ke Pemprov tersebut. Seperti lahan di Semidang Alas Maras(SAM) dan di Kecamatan Talo. Namun urung diberikan, setelah mendapat penolakan, sehingga di sepakati Simpang enam jadi lokasi rest area ini.

“Semulanya SAM dan Talo namun tidak jadi setelah pihak Provinsi meminta di pusat kota untuk mendukung visit Bengkulu kedepannya,” imbuhnya. (333)