Bangun MAK, Kemenag Kaur Gandeng Kejari

Kementerian Agama (Kemenag) Kaur akan melaksanakan pembangunan gedung Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning
EKSPOSE: Kejari Kaur bersama Kemenang saat melalukan ekspose pembangunan MAK di aula Kejari Kaur, Selasa (11/7).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Kementerian Agama (Kemenag) Kaur akan melaksanakan pembangunan gedung Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning di tahun 2017. Anggaran total mencapai Rp 2,5 miliar, dan pelaksanaannya dikawal oleh TIM Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur.

“Ya insyaAllah tahun ini MAK mulai dibangun, dan saat ini masih proses lelang konsultan,” kata Kepala Kemenag Kaur H. Sipuan SAg MM, saat menggelar ekspose pembangunan MAK bersama TIM TP4D Kejari di aula Kejari Kaur, kemarin (11/7).
Dalam eskspose yang digelar di aula Kejari yang dihadiri Kepala Kemenag Kaur didampingi sejumlah staf, Kepala Kejari, Kasi Intelijen serta sejumlah staf Kejari Kaur. Menurut Sipuan, ekspose dimaksudkan untuk meminta pendampingan dan pengawalan dari TP4D, agar pelaksanaannya tidak bermasalah.

“Eksepose ini menjelaskan secara rinci terkait rencana pelaksanaan proyek tersebut. Besar harapan kami, TP4D bisa memberikan pengawasan dan pengawalan. Sehingga proyek tersebut sukses dan tidak ada masalah dikemudian hari,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kajari Kaur, Douglas Naenggolan SH MH mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pengkajian dahulu terhadap proyek pembangunan MAK tersebut. Namun ia menjelaskan, tim TP4D ini tugasnya hanya melalukan proses pengawalan semua pihak harus saling membantu, baik pemilik proyek, pelaksana, pengawas, maupun perencana. Silakan berkomunikasi dengan baik dan terbuka. Jika nanti memang ada temuan-temuan, jangan segan atau sungkan untuk disampaikan.

“Nanti untuk pendampingian pembangunan MAK ini akan kita kaji dulu, intinya tim TP4D ini untuk bertujuan agar pembangunan bisa selesai tepat waktu, sesuai ketentuan dan kualitasnya bagus, serta tidak ada yang tersandung masalah hukum,” jelasnya. (618)