Bangun GI 150 KV

SOSIALISASI Dinas Kawasan Pemukiman Kaur bersama PLN Bintuhan saat mengelar sosialisasi ke masyarakat Kecamatan Tetap terkait dengan rencana pembangunan GI beberapa hari laku
IST/Bengkulu Ekspress
SOSIALISASI: Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kaur bersama PLN Bintuhan saat mengelar sosialisasi ke masyarakat Kecamatan Tetap terkait dengan rencana pembangunan GI beberapa hari lalu.

DALAM upaya penyediaan kebutuhan energi listrik yang setiap tahunnya terus meningkat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur bekerjasama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Bintuhan berencana akan membangun Gardu Induk (GI) berkapasitas 150 Kilo Volt (KV) pada tahun 2019 mendatang.

“InsyaAllah tahun 2019 mendatang GI ini sudah mulai dibangun, dan kini masih tahap pembebasan lahan dan sosialisasi ke masyarakat setempat,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kaur, Endy Yurizal ST melalui Kabid Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Saprol Hasani ST, kemarin (5/6/2018).

Dikatakannya, dari hasil sosialisasi masyarakat menyambut positif rencana itu, karena GI tersebut memiliki kapasitas sebesar 150 KV. Dengan adanya GI tersebut diharapkan dapat membantu GI lainnya dalam menyalurkan listrik ke masyarakat. Juga GI ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kaur.

Sebab Kaur termasuk sebagai daerah terluas di Provinsi Bengkulu dan terbanyak menggunakan listrik, yang tentunya dengan berdirinya GI akan lebih membantu ketersediaan listrik saat ini yang sering menjadi permasalahan yang tidak terpecahkan selama ini.

“Yang akan bangunya nanti itu pihak PT PLN, dan disini kita hanya menyebabkan lahan dan izin pembangunan GI ini,” terangnya.

Pemkab Kaur Telah Menyiapkan Lahan

Ditambahkannya, untuk mendukung pembangunan gardu induk, Pemkab Kaur saat ini telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih dua hektare yang berlokasi di Desa Cucupan Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur. Tentunya dengan berdirinya GI ditahun 2019 mendatang ini sangat didambakan masyarakat, sebab kebutuhan listrik di Kabupaten Kaur ke depannya akan semakin besar.



Apalagi mulai bermunculan tambak-tambak udang yang semuanya menggunakan listrik dalam skala besar. Tidak hanya itu kebutuhan listrik untuk menyuplai listrik di Pelabuhan Linau yang sedang dalam pembangunan.

“Untuk lahan yang kita siapkan seluas dua hektar, lokasinya berada di Desa Cucupan. Dengan adanya gardu kita harapkan ke depan teratasi dan tidak lagi mati-mati,” harapnya. (618)