Bang Ken Siap Pimpin Demo Jika Bengkulu Tanpa Wagub

Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bengkulu H. Ahmad Kanedi,SH,MH atau yang akrab disapa Bang Ken menyatakan bakal melakukan demontrasi jika Provinsi Bengkulu tetap tidak memiliki wakil Gubernur.

Hal itu dikatakan mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini lantaran polemik kekosongongan kursi wagub (Wakil Gubernur) Bengkulu yang belum selesai dan berkembangnya wacana Bengkulu dibiarkan tanpa wagub.

“Wacana tanpa Wagub saya tidak setuju. Jika tidak ada wagub nantinya saya akan memimpin demonstrasi. Alasannya perlu wagub,karena gubernur jangan sendirian tugasnya berat,” tegas Bang Ken kepada Bengkuluekspress.com di Masjid Baitul Izzah Bengkulu Jumat, (25/1/19).

Selaku perwakilan masyarakat Bengkulu untuk tingkat nasional, Bang Ken mengharapkan kekosongan kursi wagub segera diisi. Karena tugas wakil gubernur sebagai pendamping kepala daerah sangat strategis untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Gubernur dan parpol pendukung untuk segera mencari orang yang mumpuni untuk menjadi wagub,” tukasnya.

Dilanjutkan Bang Ken, tentunya untuk pengisian wagub orang yang mengerti tentang pemerintahan, yang mengerti masyarakat Bengkulu dan orang yang mampu menjadi pemersatu bagi Provinsi Bengkulu. Tentunya, dirinya menyesalkan dengan keterlambatan pengisian wagub ini.

=foto Rohidin Mersyah

“Aturan sudah jelas, parpol pengusung mengusungkan ke Rohidin (Gubernur) dan Rohidin memilih dua orang sebelum ditentukan DPRD. Jika saya masih anggota DPRD Provinsi Bengkulu dulu, sebulan sudah selesai urusan seperti ini,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Bengkulu itu menambahkan, kalaupun kriteria yang diinginkan gubernur tidak ada dikader parpol pengusung, parpol bisa mengusung orang lain yang di luar parpol.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah saat ditanya Bengkuluekspress.com beberapa waktu lalu terkait pengisian kursi wagub mengatakan, menyerahkan seluruh prosesnya kepada partai politik pendukung maupun pengusungnya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2016. “Prosesnya kita serahkan secara sepenuhnya kepada parpol pengusung sebelum disahkan DPRD,” terang Rohidin Mersyah. (HBN)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*