Bando Amin Merasa Ditipu Okto Rp 6,6 M

BENGKULU, BE – Perebutan tiket Parpol dalam kontestasi Pilgub Bengkulu masih menyisakan masalah. Ini mencuat setelah Bando Amin C Kader yang menjadi bakal cagub melaporkan bakal cawagubnya sendiri Okto Brawijaya Trisakti ke Polda Bengkulu, kemarin (1/12). Bando yang merasa ditipu ditipu bakal calon pendampingnya tersebut datang langsung ke Mapolda Bengkulu melaporkan kerugiannya yang mencapai Rp 6,6 miliar.

Untuk apa uang sebanyak itu? Dari informasi yang dihimpun, uang tersebut merupakan jaminan untuk memuluskan tiket dukungan Parpol. Hanya saja tidak dirinci dengan uang tersebut Parpol mana saja yang dilobi dan dijanjikan akan didapatkan dukungannya.

Kejadian tersebut terjadi pada bulan Juni 2015 yang lalu. Saat itu Okto disebutkan bertemu dengan Bando dan menawarkan untuk melobi dan mendapatkan tiket dukungan Parpol untuk Pilgub Bengkulu.

Kala itu Okto meyakinkan Bando bisa mendapatkan tiket dukungan Parpol dengan posisi Okto sebagai Wantanas TNI AD dengan pangkat Kolonel. Keduanya pun menyepakati berpasangan dan Bando menyetujui rencana tersebut dan mempercayakan kepada Okto untuk mendapatkan dukungan Parpol.

Dalam perjanjian keduanya, apabila dukungan Parpol yang dijanjikan tidak berhasil, uang Rp 6,6 miliar akan dikembalikan. Ternyata di injury time penutupan pendaftaran, dukungan Parpol tidak didapatkan. Bahkan Parpol yang dibidik pun telah mendeklarasikan mendukung kandidat yang lain. Namun, uang yang telah disetorkan tidak dikembalikan.

Bando sendiri saat dikonfirmasi BE usai konferensi pers soal korban pemekaran Muratara di Bando Building, Kebun Tebeng Kota Bengkulu enggan berkomentar terkait laporannya tersebut. Ia lebih menunggu tindakan

“Nanti saja tunggu pemeriksaan, saya akan bicara,” ujarnya.

Kapolda Bengkulu, Brigjend pol Drs H M Ghufron MM M Si melalui kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno S Sos MH, membenarkan telah menerima laporan dari korban.

“Laporannya sudah kita terima dan akan kita tindak lanjuti, baik memanggil korban, para saksi serta terlapor sendiri,” ungkapnya.

Bagaimana tanggapan Okto atas laporan Bando tersebut? Sayangnya Okto tidak berhasil dihubungi. Nomor telepon selulernya tidak aktif saat dihubungi tadi malam. Namun informasi yang didapatkan Bengkulu Ekspress tadi malam dari orang dekatnya, rencanya Okto akan menggelar jumpa pers untuk mengklarifikasi laporan Bando tersebut. (614)