Bandit Curanmor Gasak 2 Motor

BENGKULU, BE- Pelaku pencurian kendaraan bermotor terus saja mengintai. Meski sejumlah pelaku sudah berhasil ditangkap bahkan dilumpuhkan dengan timah panas, bandit yang masih bebas tetap saja berkeliaran dan beraksi saat ada kesempatan. Tak peduli mencuri motor di luar rumah maupun dari dalam rumah korban. Seperti kemarin (6/8). Bandit curanmor beraksi di Desa Limas Jaya, Kecamatan Ketahun, Bengkulu Utara, sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku menggasak satu unit motor Yamaha Vega ZR BD 5669 EN milik Marajohan Sirait (29) dari dalam rumahnya. Motor kesayangan korban tersebut digondol maling dengan cara merusak kunci stang sepeda motor terlebih dulu menggunakan kunci T. Atas kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta.  Kapolres BU AKBP Asep Teddy N SIK melalui Kapolsek Giri Mulya Iptu Andika Rama membenarkan laporan tersebut. Pencurian yang dialami oleh korban bermula saat korban pulang dari Limas Jaya untuk pulang ke rumahnya di Rena Jaya yang baru dibangun. Rumah tersebut belum dipasang dinding kayu ataupun bata karena baru dalam tahap pembangunan. Korban yang beristirahat di rumah tersebut di bagian kamar yang terletak di bagian belakang. Sedangkan sepeda motor tersebut ditaruh di ruang tengah yang belum dipasangi dinding. Diperkirakan, saat korban tertidur lelap, pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motor tersebut. Terlebih lokasi daerah tersebut cukup sepi sehingga semakin memudahkan pelaku menjalankan aksi pencuriannya. Korban baru mengetahui sepeda motornya raib menjelang subuh saat korban terbangun.

Ditinggal Mancing
Sebelumnya, kasus pencurian serupa terjadi di Kecamatan Merigi Sakti. Khaidir (38) warga Desa Batu Raja, Minggu (5/8) lalu kehilangan sepeda motor merk Supra Fit saat asyik memancing di Sungai Aur, Desa Juru Agung, Kecamatan Merigi Sakti. Menurut Khaidir kejadian bermula saat dirinya memancing di Sungai Aur Desa Juru Agung. Saat itu, sepeda motor diparkirkan dari lokasi memancing sekitar 0,5 km. Awal memancing pukul 16.00 WIB. Namun saat hendak pulang, usai memancing pukul 18.00 WIB, motor sudah tidak ada di tempat. Anehnya, 2 sepeda motor yang parkir di dekat motor Khaidir tak dibawa kabur pencuri. “Saya sudah lama gak mancing. Terus kemarin Minggu mancing, motor saya bawa. Diparkirkan sekitar setengah Km dari tempat mancing. Gak nyangka saat pulang jam 18.00 WIB motor sudah raib,” ungkap Khaidir, kemarin (7/8). Diceritakan, usai kejadian Khaiddir bersama warga seluruh kampung mencari motor itu. Hingga malam tiba pukul 21.00 WIB. Namun, setelah dicari sekitar TKP oleh seluruh warga, kendaran motor tidak juga ketemu. Khaidir dan warga yang lelah mencari lantas melaporkan kejadian itu ke polisi, dengan aduan pencurian kendaraan bermotor. “Warga se kampung sudah diajakn cari motor kemana-mana namun tak juga ketemu. Mungkin lelah warga mencari, akhirnya saya melaporkan saja ke polisi kendaraan itu dicuri,” kata Khaidir. Dijelaskan kendaraan tersebut berwarna gelap, BD 1688 AW, jenis Supra Fit S. Keluaran tahun 2006. Atas kejadian itu, Khaidir diperkirakan merugi Rp 5 juta. “Kalau sudah gak ketemu ya diikhlaskan, tapi kalau ada kemungkinan ketemu saya masih berharap,” sebut Khaidir, yang juga Kasi Pemerintahan Desa Batu Raja kecamatan Pondok Kubang. (212/122)