Ban Kempis, Rp 250 Juta Melayang

Tim Buser Polres Bengkulu memeriksa mobil  yang digunakan karyawan Kisel Cabang Bengkulu membawa uang Rp 250 juta, kemarin (26/1).
Tim Buser Polres Bengkulu memeriksa mobil yang digunakan karyawan Kisel Cabang Bengkulu membawa uang Rp 250 juta, kemarin (26/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Uang sebesar Rp 250 juta milik Kisel yang merupakan distributor Telkomsel Cabang Bengkulu disikat pencuri, sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin (26/1).

Uang tunai tersebut dibawa dari kantor Kisel di Jalan P. Najadirta Km 6,5 Kota Bengkulu menuju ke Bank Mandiri di Jalan S. Parman.

Namun setiba di simpang lampu merah Padang Harapan, ban mobil bagian belakang sebelah kiri kempis. Karena kempis, sopir mobil yang juga karyawan Kisel, Arben berhenti di depan toko Baby Shop untuk mengganti ban.

Saat mengganti ban tersebut, 2 karyawan Kisel lainnya,
Arina selaku kasir dan Fadli sebagai acounting juga ikut keluar.

Memanfaatkan kelengahan itu, pelaku tiba dari arah seberang jalan dan membuka pintu mobil, kemudian mengambil tas berisi uang yang terletak di bangku depan sebelalah kiri. Sedangkan karyawan lainnya tidak ada yang tahu. Pintu mobil kala itu memang tidak terkunci.

Tiga karyawan Kisel yang membawa uang tunai tersebut diperiksa intensif di Polres Bengkulu. Dari pengakuan Arben selaku sopir mobil, saat membawa uang tersebut tidak ada yang mencurigakan.

“Uang berada di dalam tas, diletakkan di kursi depan sebelah kiri. Pintu mobil memang tidak dikunci, karena saya lagi mengganti ban,” ujar Arben.

Sementara dari rekaman CCTV yang terpasang di depan toko Baby Shop, terlihat pencuri yang mengambil tas tersebut berjumlah satu orang. Pencuri berjalan kaki dari seberang jalan menuju mobil, kemudian membuka pintu dan mengambil tas berisi uang tunai Rp 250 juta. Aksi pencuri mengambil tas tersebut lebih kurang sekitar 6 detik.

Dari hasil penyelidikan sementara dan olah TKP serta keterangan saksi, Sat Reskrim Polres Bengkulu belum menemukan titik terang siapa pelaku pencurian.

Apakah ada kejanggalan dalam pencurian tersebut, juga belum bisa dipastikan.

“Kita masih melakukan penyelidikan lebih mendalam, ada atau tidaknya kejanggalan dalam pencurian itu menunggu setelah kasus ini terungkap. Kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap karyawan yang membawa uang tersebut,” ujar Kapolres Bengkulu, AKBP Ady Savart Penataran Simanjuntak SH SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Djohan Andika SE SIK.

Sementara itu, Support Kisel Bengkulu, Irwan juga tidak menyangka uang milik perusahaannya Rp 250 juta lenyap dibawa pencuri saat hendak disetorkan ke bank. Sepengetahuan Irwan, tidak ada yang mencurigakan saat tiga orang karyawannya masuk ke dalam mobil untuk menyetorkan uang itu ke bank.

“Uang itu milik perusahaan mau disetor ke Bank Mandiri, sama sekali tidak menduga dicuri,” jelasnya.(167)