Balotelli Singkirkan Jerman, Italia Tantang Spanyol

Tampil gemilang, dua gol yang dicetak Mario Balotelli membuat Jerman tersingkir.  Kendati mampu memperkecil kekalahan melalui eksekusi penalti Mesut Oezil, namun Jerman tetap harus angkat koper. Kemenangan tersebut menggantarkan Italia melaju ke final menantang juara bertahan Piala Eropa, Spanyol.  Tim dari negeri matador tersebut sudah memastikan satu tempat di babak final satu hari sebelumnya setelah menyingkirkan Portugal lewat adu penalti

Jerman menampilkan permainan menyerang sejak menit-menit awal. Sebagai tim yang diunggulkan, para gelandang dan striker Jerman berupaya menciptakan peluang gol.  Laga baru berjalan lima menit, bek Mats Hummels membuat peluang pertama bagi Jerman. Namun, tendangannya dari dekat gawang, menerima umpan Lucas Podolski masih mampu ditepis oleh Buffon. Di  menit ke-13, tim Jerman kembali mendapat peluang melalui Toni Kroos. Namun, lagi-lagi Buffon sigap menepis sepakan keras terarah tersebut dari luar kotak penalti.

Keasyikan menyerang, barisan pertahanan Jerman lengah. Kondisi tersebut dimanfaatkan Italia. Di menit ke-20, Antonio Cassano dari sisi kiri lapangan melepaskan umpan akurat. Balotelli langsung menyambar bola tersebut dengan tandukan keras dan tidak mampu diantisipasi Manuel Neuer.

Balotelli kembali mencetak gol di menit ke-36.  Kali ini berawal dari serangan balik cepat, Riccardo Montolivo langsung mengirim umpan panjang ke daerah pertahanan Jerman. Balotelli yang lolos offside menerimanya dengan tenang untuk kemudian menggiring bola ke arah kotak penalti dan melepaskan tendangan keras terarah ke pojok kiri atas tanpa mampu dihalau Neur dan gol.

Jerman  berusaha menekan hingga menit-menit akhir babak pertama. Namun sejumlah upaya yang dilakukan tim asuhan Joachim Loew, belum membuahkan gol. Italia yang sudah unggul merapatkan pertahanannya. Hingga waktu jeda, skor 2-0 pun bertahan untuk keunggulan Italia.

Pada babak kedua, Jerman lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Reus yang masuk menggantikan Podolski bergerak dari sisi kanan dan masuk ke dalam kotak penalti. Namun penyelesaian akhirnya masih mampu dipatahkan penjaga gawang Italia, Buffon. Jerman kembali membangun serangan. Sepakan Lahm menyelesaikan kerja sama satu-dua dengan Reus masih melambung di atas mistar gawang Buffon.

Balotelli, bergerak dari sisi kanan, Balotelli kemudian melepaskan tembakan. Tapi bola masih melenceng dari sasaran.

Jerman mendapat peluang lewat tendangan bebas di menit ke-62. Namun eksekusi Reus masih mampu dihalau oleh Buffon.

Italia balik mengancam di menit ke-67. Diamanti mengirim bola pada Marchisio. Namun sepakan Marchisio masih menyamping di sisi kiri gawang Neuer.  Tidak lama, giliran Marchisio mengecoh Badstuber, ia melepaskan tembakan. Tapi bola masih bergulir di samping gawang Jerman.  Italia kembali dapat peluang. Lepas dari jebakan offside, Di Natale tinggal berhadapan dengan Neuer. Namun bola sepakannya masih luput dari sasaran.
Gelandang Jerman, Toni Kroos melepaskan tendangan dari luar kotak penalty, namun bola masih melayang di atas mistar gawang Buffon.

Jerman memperkecil ketertinggalan di akhir babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah Balzaretti melakukan handsball di kotak penalti. Oezil yang maju sebagai eksekutor sukses melaksanakan tugasnya.  Hingga peluit panjang berbunyi, Italia mampu mempertahankan keunggulan 2-1 atas Jerman dan berhak melangkah ke final.(**)

Susunan pemain:

Italia (4-4-2): 1-Gianluigi Buffon; 3-Giorgio Chiellini, 6-Federico Balzaretti, 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 8-Claudio Marchisio, 16- Daniele De Rossi, 18-Riccardo Montolivo (5-Thiago Motta 64), 21-Andrea Pirlo, 9-Mario Balotelli, 10-Antonio Cassano (22-Alessandro Diamanti 57).

Jerman (4-5-1): 1-Manuel Neuer; 5-Mats Hummels, 14-Holger Badstuber, 16-Philipp Lahm, 20-Jerome Boateng (13-Thomas Muller 71), 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger, 10-Lukas Podolski (11-Miroslav Klose 45), 18-Toni Kroos, 8-Mesut Oezi, 23-Mario Gomez (21-Marco Reus 45).

Wasit: Stephane Lannoy (Perancis)