Balai Pertemuan Segera Diresmikan, Berkapasitas 5 Ribu Orang

Bengkulu
IST/Bengkulu Ekspress PANTAU : Bupati Benteng Dr H Ferry Ramli SH MH dan rombongan saat melihat kemegahan bangunan balai pertemuan di kawasan perkantoran Desa Renah Semanek, Kecamatan karang Tinggi, Kabupaten Benteng, kemarin (20/3).

KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress – Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), Dr H Ferry Ramli SH MH memantau langsung pembangunan balai pertemuan di kawasan pusat perkantoran di Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Benteng, Senin (20/3).

Dalam kunjungannya, Bupati yang menyandang gelar Baginda Maharaja Sakti ini mengaku bangga melihat kemegahan bangunan yang telah menelan dana senilai Rp 9 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Benteng tersebut.

“Gedung ini telah dibangun, sangat megah dan Insya Allah siap untuk digunakan. Dan saya sangat bangga dengan pembangunan di Kabupaten Benteng,” kata Bupati didampingi para unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemda Benteng.

Bupati yang akan mengakhiri masa jabatan pada tanggal 17 April 2017 mendatang ini menuturkan, selain akan digunakan untuk kegiatan pemerintahan, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada masyarakat  Benteng untuk memanfaatkan bangunan tersebut.

“Bukan hanya Pemda saja yang boleh menggunakan gedung ini, masyarakat umum juga kita perbolehkan. Baik  untuk acara pernikahan maupun acara besar lainnya. Jika tidak ada aral melintang, gedung ini akan kita resmikan pada tanggal 1 April 2017 mendatang,” jelas Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Benteng, Drs H Rachmat Rianto ST menuturkan, gedung balai pertemuan itu merupakan salah satu projek pembangunan di Kabupaten Benteng jangka panjang, yakni selama 3 (tiga) tahun dimulai dari tahun 2014 lalu. Secara keseluruhan, pembangunan gedung di atas tanah seluas 3 ribu meter persegi tersebut telah menelan anggaran sebesar Rp 9 miliar.

Sepertihalnya disampaikan Bupati, Rachmat mengakui bahwa gedung tersebut juga bisa digunakan oleh masyarakat umum.

“Gedung ini nantinya bisa digunakan untuk setiap kegiatan resmi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Bahkan, masyarakat pun juga bisa menggunakannya. Gedung yang tuntas pada tahun 2016 lalu tersebut mampu untuk menampunng sebanyak 5 ribu orang,” demikian Rachmat.(135)