Bagikan 880 Kg Abate


nyamuk-dbd
Foto : IST

TAIS,Bengkulu Ekspress – Untuk membasmi jentik nyamuk di wilayah endemik penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma membagikan sebanyak 880 Kg abate atau obat pembasmi jentik nyamuk. Abate tersebut diberikan ke wilayah Kecamatan Sukaraja, Air Periukan, Kota Tais, serta berapa wilayah di Kecamatan Talo dan sekitarnya. Sehingga masyarakat bisa menaburkan sendiri ke tempat penampungan air.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Seluma, Rudi Sawaludin SSos didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ahmad Tavip SIP serta Kasi Pencegahan Penyakit Menular, Fachrozan SKM membenarkan pembagian abate tersebut.  Menurutnya, abate digunakan untuk ditabur pada air yang tidak mengalir atau air yang menggenang di lingkungan perumahan masyarakat. Termasuk jika masyarakat memiliki penampungan air yang menggenang, maka bisa ditabur menggunakan abate.



“Hanya khusus untuk air yang menggenang saja. Misalnya di siring atau di penampungan air yang jarang dipakai. Tapi kalau air bak mandi di dalam rumah tidak perlu, karena pasti selalu dipakai serta tiap hari habis,” tegas Fachrozan.

Sementara itu, untuk saat ini kasus DBD masih ditemukan. Pada Maret ini sebanyak dua kasus yang ditemukan beberapa waktu di wilayah Desa Sukamaju.  “Untuk penderita DBD di tahun 2019 ini sebanyak 12 kasus. Kemudian dua kasus ditemukan Maret ini di wilayah Desa Sukamaju serta satu orang penderitanya meninggal dunia,” tegasnya. Dinkes setelah mengetahui kasus tersebut langsung melakukan fogging atau pengasapan. Untuk membasmi nyamuk penyebab DBD di wilayah yang sering ditemukan penderita DBD. (333)