Badai, Nelayan Takut Melaut

ASRI/Bengkulu Ekspress
ISTIRAHAT: Akibat badai melanda Bengkulu Selatan akhir-akhir ini, nelayan lebih memilih istirahat dengan menambatkan perahunya di muara sungai Air Manna, Selasa (12/3).

PASAR MANNA, Bengkulu Ekspress –Beberapa hari terakhir ini, wilayah Bengkulu Selatan (BS) dilanda badai dan angin kencang. Akibatnya,nelayan sebagian besar enggan melaut, mereka khawatir mengalami kecelakaan saat melaut.

“Sudah 3 hari ini badai disertai ombak besar, kami memilih istirahat melaut,” kata Iwan (36) salah satu nelayan pantai pasar bawah.



Iwan mengatakan, badai besar terjadi sejak Minggu (10/3). Hanya saja saat ini sebagian besar masih bisa melaut. Sebab angin tidak terlalu kencang. Hanya saja kemarin anginnya sangat kencang, sehingga dirinya dan rekan yang lain tidak melaut, khawatir perahu terbaik saat sedang mencari ikan.

“ Kami baru melaut lagi, setelah cuaca normal kembali,” imbuhnya.

Yono (25), nelayan lain mengaku, meskipun sebagian besar nelayan memilih istirahat. Namun ada beberapa nelayan yang tetap nekat melaut. Diperkirakannya untuk nelayan pantai pasar bawah ada sekitar 5 perahu yang tetap nekat melaut.

meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. “Kalau 5 perahu sepertinya ada yang nekat melaut hari ini (kemarin red), semua itu karena tuntutan ekonomi saja,jika tidak melaut dapur tidak ada asapnya,” terang Yono. (369)