Ayo ke TPS & Patuhi Prokes

PANTAU: Kapolres Kaur bersama KPU dan Bawaslu Kaur saat memantau langsung proses pendistribusian logistik ke TPS, Selasa (8/12).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaur, Mexsi Resmanto SE, meminta masyarakat Kabupaten Kaur di Pilkada serentak hari ini Rabu (9/12) untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan Golput dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Kita imbau kepada masyarakat Kaur agar besok (hari ini, red) untuk datang ke TPS menyalurkan haknya pada Pilkada Kaur ini,” kata Mexsi Resmanto SE, di sela-sela pemantauan pendistribusian logistik Pilkada Kaur, Selasa (8/12).

Dikatakan ketua, pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2020 ini merupakan momen demokrasi untuk menentukan bagi perjalanan Kabupaten Kaur dalam lima tahun ke depan. Untuk itu ia meminta masyarakat Kaur agar menyalurkan hak suaranya ke TPS dengan mematuhi Prokes. Sebab pelanggaran terhadap Prokes, baik saat pencoblosan 9 Desember, penghitungan, syukuran kemenangan yang tidak patuh Prokes bisa memunculkan risiko serius klaster baru penularan Covid-19.

“Kita semua harus sadar betul jika Covid-19 masih ada. Penerapan Prokes wajib diperhatikan oleh penyelenggara Pemilu, peserta Pemilu, maupun pemilih. Salah satunya dengan menerapkan 3M yakni wajib memakai masker, wajib menjaga jarak, dan wajib mencuci tangan,” tandasnya.

Ditambahkannya, terkait dengan distribusi logistik untuk Pilkada Kaur telah sampai di tingkat TPS dan prosesnya berjalan lancar, meskipun dalam pendistrubusiannya Kabupaten Kaur dilanda hujan. Untuk distribusi logistik secara umum tidak memiliki kendala, hanya saja membutuhkan waktu lebih karena luas wilayah.

“Untuk proses distribusi logistik di ke TPS tidak ada masalah dan sedikit kendala karena hujan. Kini semua logistik sudah diterima PPK dan PPS,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH mengajak agar semua pihak untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar hari ini, 9 Desember 2020. Sebab suasana politik menjelang detik-detik pencoblosan semakin panas. Oleh karena itu, Kades, camat dan seluruh stakeholder harus selalu siaga dan waspada mengantisipasi kemungkinan adanya setiap kecurangan maupun tindakan-tindakan yang bakal memancing konflik di wilayahnya.

“Sebagai kepala pemerintahan di garda terdepan, Kades dituntut bergerak cepat berkoordinasi dengan penyelenggara Pilkada, sehingga segala persoalan langsung bisa diatasi. Juga untuk pengamanan, anggota kita sudah kita sebar dan juga logistik Pilkada sudah selesai didistribusikan,” tandasnya. (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*