Awasi Jajanan Siswa

Dinkes akan menerjunkan tim untuk mengecek jajanan yang dijual bebas di sekolah-sekolah
Foto : IST

KEPALA Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Kaur Three Marnope MTPd kembali mengingatkan kepada pihak sekolah, untuk tetap memperhatikan dan mengawasi keberadaan makanan jajanan siswa. Sebab banyak makanan jajanan anak yang dijual kurang sehat. Khususnya sekolah TK dan SD banyak dijumpai jajanan yang berbahaya seperti pengawet dan pewarna makanan.

“Kita imbau kepada seluruh kepala sekolah untuk terus melakukan pengawasan terhadap makanan jajanan anak sekolah,” kata Tree kemarin (13/9).

Dikatakannya, pihaknya bersama Dinas Kesehatan serta BPOM Bengkulu terus berupaya melakukan pengendalian, baik jenis komoditas jajanan yang dijual maupun pedagang makanan jajanan di sekolah. Namun ia meminta para guru agar memotivasi anak untuk sarapan sebelum ke sekolah, atau membawa bekal makanan yang sehat dari rumah.

“Diharapkan agar menyediakan kantin sekolah dengan menjual jajanan yang lebih selektif dan edukatif. Disamping itu juga diharapkan agar menggiatkan kembali UKS,” terangnya.

Tree menambahkan, keterlibatan guru dan orang tua dimana anaknya bersekolah ini lebih efektif. Hal itu, mengingat keberadaan mereka lebih dekat dengan jajanan sekolah. Misalnya saja, guru setiap hari sudah bisa dipastikan melihat anak didiknya jajan atau mengonsumsi makanan atau minuman di sekolah.

“Ini demi kebaikan para siswa agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu saya minta keaktipan para guru dalam megawasi anak didiknya,” tandasnya.(618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*