Awas! Tomcat Meluas

KAMPUNG MELAYU, BE – Serangan serangga Tomcat kepada keluarga Mulyadi di Jalan Melinjo RT 3 RW 8 Kelurahan Kandang langsung diatasi Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu, dengan langsung melakukan penyemprotan di lokasi, kemarin. Koordinator Organisme Pengurangan Hama Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu, Fahmi Nuh, mengatakan,beberapa lokasi lain masih berpeluang diserang serangga yang bernama latin Paederus fuscipes itu.“Untuk Kota Bengkulu, Tomcat kemungkinan besar masih akan menyerang warga kota. Karena habitatnya sendiri di lokasi lembab sudah banyak hilang, sehingga mereka memasuki rumah warga, karena memang kondisinya teduh,” katnya.Dilanjutkannya, serangga yang akan berumur selama 3 bulan ini, sekali bertelur bisa mencapai 100 butir. Untuk berkembang biaknya sendiri akan dilakukan di rerumputan yang lembab. Sehingga ketika jenis rumput dipotong ataupun padi, maka ekosistemnya terganggu.“Atas kejadian ini, kita memberikan bantuan insektisida agar warga bisa melakukan penyemprotan. Untuk rumputnya sendiri bisa disemprot dengan herbisida. Terlebih habitatnya sendiri di lokasi lembab dan dekat rawa, maupun air,” jelasnya.Fahmi juga mengungkapkan, bahwa untuk Kota Bengkulu serangan tersebut juga akan menyerang di lokasi yang sama, khususnya dekat persawahan. Untuk lokasi yang dengan kondisi panas, serta wilayah perkotaan akan jauh dari serangan serangga tersebut.“Jadi untuk langkah antisipasi, perlu menghindari lokasi lembab, perbaikan sanitasi dan penyemprotan. Kita masih akan tetap mewaspadai serangan Tomcat meluas di beberapa titik. Dan sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan,” pungkasnya. (160)