Awal Puasa Diprediksi Serentak, 26 Mei Pemantauan Hilal

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Drs H Bustasar MS MPd     Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Drs H Bustasar MS MPd
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Drs H Bustasar MS MPd Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Drs H Bustasar MS MPd

BENGKULU, BE- Kementerian Agama belum memutuskan penetapan awal puasa. Namun demikian, awal puasa diprediksi serentak jatuh pada 27 Mei 2017 mendatang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Drs H Bustasar MS MPd melalui Kabid Urais dan Pembinaan Syariah, H Ramadhelon didampingi Kasubag Humas dan Informasi, Rulli Gunawan mengatakan, penetapan 1 Ramadhan masih menunggu kepastian diputuskan dalam sidang isbat pemerintah yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Sebelum sidang isbat, masing-masing daerah akan melakukan pemantauan hilal atau dikenal Rukyatul hilal. Di Provinsi Bengkulu, rukyatul hilal akan dilaksanakan 26 Mei 2016, lokasi pemantauan rencanya akan menggunakan Mess Pemda.

“Sekarang kita tengah mengusulkan izin ke pemda, dan tengah menyiapkan surat undangan pada ormas islam ” kata Ramadhelon.

Seperti biasa, pemantauan hilal akan dihadiri oleh BMKG Pusat, BMKG Kepahiang Bengkulu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Kepala Bagian Agama Biro Kesra Pemprov, Nahdlatul Ulama (NU) Bengkulu dan Kepala Kemenag se-Provinsi Bengkulu.

Pemantau hilal dilakukan pukul 18.07 WIB saat matahari terbenam dengan menggunakan alat berupa teropong dan teleskop yang disediakan oleh BMKG.

Diperkirakan posisi hilal di Provinsi Bengkulu sudah berada di (+) 6 derajat dan akan terlihat jelas/ Posisi hilal di Bengkulu merupakan tertinggi se-Sumatera yakni 8 derajat 28 menit dan tertinggi kedua se-Indonesia setelah di Pelabuhan Ratu, Banten Jawa Barat.

“Dengan begitu Bengkulu menjadi salah satu provinsi yang akan ditunggu-tunggu hasil pengamatannya,” ujar Ramedlon. Dengan ketinggian hilal tersebut, maka jumlah hari bulan puasa digenapkan (isti’mal) menjadi 29 hari.

Masih dikatakan Ramadhelon, hasil pengamatan selanjutnya akan dilaporkan Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Drs H Bustasar MS MPd langsung melaporkan hal itu ke Kemenang Pusat yang sedang melakukan sidang isbat.(247)