Atlet Sumbang Emas, Bonus Rp 100 Juta

RIO/Bengkulu EkspressTINJAU: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meninjau latihan atlet bulu tangkis Provinsi Bengkulu dan venue bulu tangkis PORWIL X se-Sumatera di Bencoolen Badminton, Senin (8/7).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Sebagai tuan rumah, Provinsi Bengkulu tidak akan lengah untuk memborong medali emas dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera ke-X yang digelar pada tanggal 3 – 9 November mendatang. Sebab, targetnya cukup besar, bisa masuk 3 besar dalam Porwil ke-X se-Sumatera tersebut. Bahkan Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA menjanjikan uang tunai Rp 100 juta bagi semua atlet Bengkulu, dari 11 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan bisa menyumbangkan medali emas.

“Saya berikan bonus cukup besar ini tidak lain untuk memberikan spirit dan apresiasi bagi atlet yang bisa meraih kemenangan,” terang Rohidin kepada BE, saat meninjau persiapan latihan para atlet Bengkulu yang akan menghadapi Porwil se-Sumatera ke-X, di lapangan bulu tangkis Sawah Lebar Bengkulu, kemarin (8/7).

Dijelaskannya, tidak hanya atlet yang bisa menyumbangkan medali emas saja yang akan mendapatkan bonus uang tunai, tapi untuk atlet yang berhasil meraih medali perak juga akan mendapatkan bonus uang tunai Rp 50 juta. Sementara bagi atlet peraih mendali perunggu akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 25 juta. “Semua dapat, asalkan bisa mendapatkan medali sesuai dengan target,” paparnya.

Untuk para pelatih, lanjut Rohidin juga akan akan mendapatkan bonus yang sama. Jika atletnya mendapatkan medali emas, pelatih akan mendapatkan nilai sebesar 70 pesen dari medali yang didapatkan. Sama halnya jika mendapatkan medali peran dan perunggu, maka pelatihnya juga akan mendapatkan bonus 70 persen dari nilai bonus yang diterima altet. “Pelatih juga kita berikan bonus,” tambah Rohidin.

Dalam Porwil nantinya, gubernur menegaskan, Provinsi Bengkulu ditargetkan bisa memboyong 10 sampai 15 medali emas. Hal tersebut tentunya bisa didapatkan, dari komitmen dan kedisiplinan para atlet untuk terus berlatih. Baik itu atlet atletik, renang, bulu tangkis, biliar, sepakbola, catur, panjat tebing, kempo, bola volly, tinju maupun muaythai.

“Semangat dan terus berlatih bersunggung-sungguh, disiplin dalam berlatih menjadi kunci utama meraih prestasi,” tegasnya.

Rohidin sangat optimis Bengkulu disamping sukses menjadi tuan rumah Porwil, juga sukses menjadi juara dalam Porwil ke-X tersebut. Meskipun, lanjut Rohidin, Bengkulu masih minim altet kelas cabang nasional target tersebut bisa didapatkan. “Saya minta dengan pelatih dan atlet untuk tidak pernah patah semangat. Mari kita jadi juara,” ungkap Rohidin.

Tidak hanya itu, menurut Rohidin, dalam Porwil ini juga menjadi ajang untuk seleksi, cabor mana saja yang sangat berpotensi juara, untuk bisa dikirim dalam Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. Dari 11 cabor yang dipertindingkan dalam Porwil itu, tentunya tidak semua dikirim, hanya beberapa perwakilan yang memiliki potensi besar bisa meraih juara. “Dalam Pra PON nanti kita harus daatkan atlet berkualitas nasional. Ini harus disepakati bersama, kita mepping atlet mana yang bisa dapat mendali, untuk dikirimkan dalam Pra PON Papua nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DeskripsiKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, Mufran Imron mengatakan, Provinsi Bengkulu sangat optimis bisa meraih target yang sudah ditetapkan tersebut. Khususnya bisa memboyong semua mendali emas dari semua cabot yang dipertandingkan. “Optimis kita tinggi dari kegigihan para atlet kita berlatih. Sekarang pun proses latihan itu terus dilakukan, sampai menjelang Porwil digelar,” ujar Mufran.

Secara persiapan, sejauh ini para atlet disemua cabor terus melakukan latihan. Semua latihan terpusat, seperti Bulu Tangkis di Sawah Lebar, Tinju di Kampung Melayu dan beberapa wilayah lainnya. “Kita juga sudah meminta, jangan sampai latihan ini berhenti, terus latihan,” paparnya.

Disamping itu, untuk persiapan tempat bertanding atau venue 11 Cabor yang dipertandingkan terus dilakukan persiapan. Sebab, sebagai pelaksana pembangunan venue, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu telah menargetkan, bulan Agustus mendatang, semua venue sudah siap.  “Agustus inyallah semua venue sudah siap untuk menyambut atlet datang ke Bengkulu,” pungkas Mufran. (151)