Atasi Oman 2-1, Jepang Selangkah Lagi ke Final Piala Dunia

MUSCAT¬†– Jepang semakin dekat meneruskan tradisi lolos ke putaran final Piala Dunia (PD) sejak 1998. Itu setelah Samurai Biru ” julukan Jepang ” sukses meraih kemenangan 2-1 di kandang Oman, Sultan Qaboos Sports Complex, Rabu (14/11). Dengan hasil itu, Jepang hanya butuh satu kemenangan lagi untuk merebut tiket ke PD 2014 di Brasil.
Di kualifikasi zona Asia saat ini, Jepang memuncaki klasemen grup B dengan koleksi 13 poin dari lima laga. Juara Asia itu unggul delapan poin dari Australia, Iraq, dan Oman. Kecuali Australia, dua tim lainnya sudah bermain lima kali. Sedangkan Jordania menempati juru kunci dengan 4 poin setelah kalah dari Iraq di tempat netral, Doha, tadi malam.

Jepang otomatis lolos ke Brasil apabila menang di kandang Jordania dalam laga keenam pada 26 Maret tahun depan. “Kami senang bisa menang di kandang Oman dan ini memberi motivasi ekstra bagi kami untuk lolos ke putaran final,” kata striker Jepang Shinji Okazaki sebagaimana dilansir Reuters.

Okazaki merupakan pahlawan kemenangan Jepang lewat golnya pada menit ke-89 memanfaatkan umpan flick Yasuhito Endo. Sebelumnya, keunggulan tim tamu melalui Hiroshi Kiyotake pada menit ke-21 mampu dibalas Ahmed Mubarak di menit ke-77.

“Saya senang bisa mencetak gol karena saya tidak banyak berbuat sesuatu hari ini (tadi malam, Red),” tutur Okazaki yang bermain untuk klub Bundesliga VfB Stuttgart itu.

“Kami mengalami kesulitan dan tidak mampu mengontrol jalannya permainan. Kami harus bersusah payah meraih hasil ini,” sambung pemain yang mengemas 29 gol dari 58 kali penampilannya bersama Jepang tersebut.

Sedangkan pelatih Jepang Alberto “Zac” Zaccheroni menilai Oman memberikan perlawanan luar biasa. Zac menilai Oman sudah banyak berubah dibandingkan ketika dikalahkan Jepang tiga gol tanpa balas di Saitama pada 3 Juni lalu.

“Saya ingin memuji pemain Oman yang telah memberikan perlawanan sengit kepada kami. Cuaca panas juga menyulitkan kami menampilkan gaya permainan kami. Saya bangga dengan kinerja para pemain kami mengatasi masalah itu,” terang Zac.

Terlepas dari itu, raihan tiga angka di kandang Oman melegakan Zac yang menangani Jepang sejak dua tahun lalu itu. “Target obyektif kami adalah lolos ke Piala Dunia sehingga saya puas dengan posisi kami saat ini,” jelas mantan pelatih AC Milan dan Udinese tersebut.

Dari kubu Oman, pelatih Paul Le Guen cukup terpukul dengan kekalahan dari Jepang. Pelatih asal Prancis itu menyesalkan pertahanan timnya harus kebobolan di menit-menit terakhir. “Ini cara yang menyakitkan mengakhiri sebuah laga,” ucap Le Guen kepada Times of Oman.¬†(dns)