Atap Gedung Dewan Kembali Roboh

KEPAHIANG, BE – Untuk kali ketiganya plafon atap gedung DPRD Kepahiang yang terbuat dari gypsum kembali roboh. Tidak diketahui secara pasti kejadian ini kembali terulang. Untungnya kejadian itu tidak menimbulkan korban.Ketua komisi I DPRD Kepahiang Edwar Samsi SIp MM rekannya Drs Ahmad Rizal MM  yang berada di ruangan komisi I melaksanakan hearing dikejutkan dengan bunyi suara hentakan benda keras yang terjatuh. Anggota dewan dan Bappeda langsung berhamburan keluar ruangan dan mendapati plafon gedung dewan itu roboh.

“Kejadiannya sekitar pukul 09.40 WIB pada saat hearing,” kata Edwar Samsi  Dikatakannya, robohnya plafon gedung dewan ini tidak diketahui penyebabnya. Diduga karena sebagian plafon ini sebelumnya telah roboh mengakibatkan efek domino ke plafon lainnya.
“Plafon gedung sedang diperbaiki, mungkin itu salah satu penyebabnya mengapa plafon ini kembali roboh,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Drs Ahmad Rizal MM, Namun untungnya pada saat kejadian kondisi ruangan dewan tengah sepi sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Menurutnya penyebab mengapa plafon gedung dewan yang mengah ini kembali roboh dikarenakan selain dalam perbaikan juga karena kontruksinya yang tidak kuat. Sehingga menyebabkan beberapa sudut ruangan bocor dan akhirnya membuat plafon dan rangka ruangan yang terbuat dari gypsum dan besi ini menjadi basah serta berkarat dan akhirnya menjadi roboh lambat laun.”Memang plafon kita ini tengah dalam masa perbaikan, dananya dianggarkan sekitar Rp 2 miliar untuk rehab gedung dewan dan Pemkab Kepahiang, namun saat ini plafon kita belum dilakukan pengerjaan,” katanya.

Terulangnya kejadian ini sangat disayangkan. Pasalnya sejak gedung dewan dibangun sekitar 5 tahun lalu telah terjadi 3 kali kasus plafon roboh. Kejadian ini untuk kali pertama plafon gedung dewan ini roboh saat itu hampir menimpa mantan ketua DPRD (alm) Sofyan Ansori, kemudian kali yang kedua hampir menimpa mantan Kabag Umum Setwan dan kejadian yang ketiga yang terjadi saat ini.
“Harapan kita plafon ini segera diperbaiki sehingga seluruh PNS di Sekwan ini tidak merasa khawatir lagi dengan kasus plafon yang tiba-tiba roboh,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Umum DPRD Kepahiang Apandi SSos menyampaikan jika peristiwa plafon gedung yang roboh ini tidak sampai menimbulkan korban. Namun akibat plafon yang roboh ini sejumlah staf Sekwan terlihat trauma dengan peristiwa plafon yang roboh ini.”Material sisa plafon yang roboh ini sudah kita bersihkan dan untungnya dalam peristiwa ini tidak menimbulkan korban,” ujar Apandi.(505)