Assessment Berlangsung Ketat, Setiap Peserta Diuji hingga 5 Jam


BENGKULU, BE – Tahapan assessment atau uji kompetensi terhadap calon kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu masih berlangsung sangat ketat di kampus III Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

Untuk diketahui, pada hari pertama assessement, Kamis (16/3) lalu, tim asesor dari Mabes Polri menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) layaknya tes CPNS. Kemudian hari kedua, kemarin (17/3) merupakan tes wawancara, dan hanya diikuti 115 perserta, sedangkan 3 peserta yang gugur dan memilih tidak mengikuti assessment tersebut.

Pada assessment wawancara ini, sedikitnya ada dua tahapan yang dilakukan, pertama mempresentasikan konsep kesuksesan Bengkulu sesuai jabatan masing-masing, dan kedua tentang kesuksesan dalam pekerjaan yang diemban.

“Semua peserta kita uji satu persatu dalam satu ruangan pada tes wawancara ini. Kalau hari pertama, sistem CAT itu dilakukan secara bersama-sama,” ujar Ketua Tim Asesor Mabes Polri, Kombes Pol Drs Bambang Hasto Broto MSi kepada BE, kemarin (17/3).

Lanjutnya, hari kedua assessment ini menjadi penentu penilaian terbaik dari asesor. Sebab dari tes wawacara itu nantinya dapat diketahui pejabat tersebut layak atau tidak mengemban amanah pada suatu jabatan.

“Semua tahapan dalam penilaiannya saling berhubungan antar kegiatan satu dengan kegiatan lainnya,” tambahnya.

Pada hari ketiga, hari ini (18/3), 115 orang peserta akan melanjutkan tes wawancara. Namun konsep wawacaranya berbeda, yaitu melihat prilaku dan pekerjaan yang telah dicapai selama ini. Setelah selesai, maka hasil akhir akan disampaikan kepada panitia seleksi (Pansel).

“Hasilnya nanti akan langsung kita sampaikan kepada Pansel. Tentunya penilaian total kita berikan dari hari pertama sampai hari terakhir,” ungkap Bambang.

Sejauh ini, lanjut Bambang, semua peserta terlihat serius mengikuti assessment. Hal itu dapat dilihat dari ketepatan waktu para peserta hadir di lokasi assessment.

“Kita lihat serius. Karena kita bisa melihat orang ini serius tepat waktu hadir di sini (kampus UMB). Karena assessment yang kita lakukan tidak main-main, masing-masing peserta kita uji 4-5 jam dari total waktu selama 3 hari,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada seleksi administrasi lalu setidaknya ada 118 yang dinyatakan lulus, namun dalam penulisan makalah gugur 2 orang karena tidak hadir dan pada assessment sistem CAT kembali gugur 1 orang juga dikarenakan tidak hadir.

Mereka adalah H Amirul SH MM dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Tengah yang melamar sebagai Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Drs H Pahmi dari Badan Pengembangan SDM Provinsi yang melamar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB).

Kemudian pada assessement, satu orang gugur adalah Ir Muaz dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi yang melamar pada jabatan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. (151)