ASN Diminta Sisihkan Penghasilan

IRUL/Bengkulu Ekspress
RAPAT: Sekda Kaur bersama Baznas dan OPD terkait saat menggelar rapat optimal penangulangan kemiskinan di aula lantai II Pemda Kaur, Selasa (26/2).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Sekda Kaur H Nandar Munadi MSi mengingatkan sejumlah masyarakat Kaur khususnya ASN agar dapat menyisihkan penghasilannya sebagian untuk berzakat. Hal ini disampaikan Sekda pada rapat yang digelar Selasa (26/2) di aula lantai 2 Setda Kaur bersama Bagian Kesra Setda Kaur bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAznas) Kaur.

“Seluruh OPD diharapkan untuk mengenali dengan serius terkait dengan zakat ini, termasuk juga Tupoksi masing-masing, sehingga apabila semua OPD bergerak, maka tentu dapat dengan mudah mengumpulkannya,” kata Sekda.

Hal ini kata Sekda, berdasarkan Perbup nomor 166 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Zakat, Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat, Infaq di Kabupaten Kaur. Selain Sekda, hadir juga Asisten, Staf Ahli, sejumlah Kepala OPD, Kabag di lingkungan Setda serta Pimpinan Baznas Kabupaten Kaur.

Ditegaskannya membayar zakat hukumnya wajib berdasarkan UUD dan Al-Quran, jadi silakan ditunaikan secara resmi ke Baznas, karena Baznas juga akan membantu masyarakat yang membutuhkan.



“Di Kaur banyak sekali masyarakat membutuhkan uluran tangan masih banyak yang terkena Bencana Alam, meski saat ini sudah ada BPJS harus tetap ada uluran tangan kita selaku pemerintah, jadi OPD-OPD dituntut untuk peduli dan sadar terhadap tanggung jawabnya,” terangnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kaur, Wahyu Datsi SPd juga menyampaikan, sejumlah ASN lainnya di OPD masing-masing untuk membayar zakat 2,5 persen dari penghasilan 3 juta keatas. Di bulan Februari ini tercatat Rp 30 juta lebih dana zakat terkumpul.  “Ke depannya kita harapkan zakat juga bukan hanya berasal dari ASN, tapi Baznas juga bakal turun ke desa-desa untuk mensosialisasikan zakat ini ke masyarakat yang berpenghasilan Rp 3,6 juta keatas,” jelasnya. (618)