Arsenal Pantang Dipermalukan Lagi

MANCHESTER –¬†Arsene Wenger tentu tidak pernah melupakan lawatan terakhir mereka ke Old Trafford, markas Manchester United, musim lalu. Ketika itu dia hanya bisa tertunduk lesu karena Arsenal dibantai 8-2. Rekor kekalahan terbesar dari United.
Kekalahan itu terjadi tatkata The Gunners, julukan Arsenal, sedang terpukul akibat ditinggal Cesc Fabregas, Samir Nasri, dan Gael Clichy. Saat itu mereka juga belum siap mengantisipasinya karena Premier League baru berjalan tiga pekan.

Musim ini, mereka kembali kehilangan pemain penting seperti Robin van Persie. Bedanya, Wenger sudah menyiapkan rencana cadangan. Dia merekrut Santi Cazorla, Lukas Podolski, dan Olivier Giroud untuk mengisi kekosongan akibat kepergian Van Persie.

Sehingga, Arsenal kini datang dengan lebih percaya diri dan yakin tak akan mengulang kesalahan bodoh itu di Theatre of Dream, sebutan Old Trafford, saat menantang United, malam ini (tayangan langsung MNCTV pukul 19.00 WIB).

“Tentu ada aspek emosional setelah hasil seperti itu. Saat terjadi skor besar, penyebabnya karena tim satunya lebih baik atau tergantung kepada situasi yang khusus. Saat itu, karena situasi yang khusus,” ungkap Wenger, seperti dikutip Telegraph.

Tactician asal Prancis itu menjelaskan, mereka sudah meninggalkan trauma kekalahan memalukan itu jauh di belakang. “Ini hanya bagian dari kompetisi. Kami juga akan bermain tandang ke Liverpool, Stoke City, Manchester City, dan kini ke United,” lanjutnya.

Kini, mereka datang dengan kepercayaan diri lebih baik. Bahkan, playmaker asal Spanyol Santi Cazorla berani bicara soal peluang menang atas United. “Kemenangan akan memberikan kepercayaan diri luar biasa,” kata Cazorla, di situs resmi klub.

“Untuk mengalahkan tim kuat di markasnya, Anda harus benar-benar tangguh di semua aspek. Coba ambil contoh melawan Manchester City, sangat sulit. Tetapi, kami mampu menahan mereka. Kuncinya, penguasaan bola dan mengontrol laga,” lanjut Cazorla.

Arsenal punya peluang mencuri angka kali ini. United sedang kehilangan banyak pemain, seperti Shinji Kagawa, Nemanja Vidic, Phil Jones, dan Chris Smalling. Mereka juga baru melalui dua laga berat melawan Chelsea di Premier League dan Piala Liga Inggris.

Masalahnya, rekor bentrok kedua tim menunjukkan bahwa Arsenal selalu kesulitan melawan Setan Merah, julukan United. Faktanya, United memenangkan sembilan pertandingan dari sepuluh pertandingan terakhir mereka di semua ajang.

Di Old Trafford, kali terakhir The Gunners, julukan Arsenal, bisa menang pada 2006 lalu. Mereka unggul 1-0 melalui gol tunggal Emmanuel Adebayor. Satu-satunya pemain yang masih tersisa dari generasi itu hanya Theo Walcott.

“Setiap laga melawan Arsenal selalu merupakan big match. Itu juga tidak akan berbeda kali ini. Mereka telah menunjukkan bahwa tahun ini pertahanan mereka kuat (paling sedikit kebobolan di Premier League dengan enam gol) dan lebih kuat secara fisik. Itu mereka tunjukkan saat melawan Queens Park Rangers,” kata Sir Alex Ferguson, manajer United.

Biar begitu, United tetap memasang target menang. Sebab, mereka sekarang hanya tertinggal satu angka di belakang Chelsea yang memimpin klasemen dengan 22 poin. Pekan ini, saat Chelsea akan menantang Swansea di Liberty Stadium. (ham)