Armada Baru Garuda Dibolehkan Dipasangi Wi-Fi

JAKARTA – Setelah melakukan uji coba, pemerintah akhirnya mengizinkan pemanfaatan perangkat Wi-Fi di pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai Garuda Indonesia. BUMN penerbangan tersebut telah dianggap layak mengoperasikan fasilitas tersebut.
Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto menegaskan bahwa tim Kominfo yang beranggota delapan orang telah melakukan pengujian secara seksama, intensif, tanpa tekanan, dan tanpa pesanan khusus. “Itu dilakukan secara profesional, mengingat aspek keselamatan dan keamanan penerbangan harus lebih diutamakan. Laik atau tidak laik harus disampaikan apa adanya,” ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu.

Pengecekan dilakukan terhadap fisik perangkat, pengukuran sinyal terhadap access point, dan BTS (base transceiver station) di GSM 1800. “Hasilnya, seluruh perangkat yang diuji berfungsi dengan baik. Tidak ditemukan adanya interferensi, baik terhadap saluran komunikasi kokpit maupun kanal frekuensi yang lain,” terangnya.

Meski demikian, Gatot menegaskan bahwa layanan telekomunikasi di pesawat menggunakan wifi hanya boleh digunakan pada ketinggian di atas 10 ribu kaki. “Artinya, tetap dilarang menggunakan wifi saat take off maupun landing. Hal itu terkait dengan keselamatan penerbangan,” tegasnya.

Layanan telepon belum diperkenankan meskipun saat pengujian telah dapat dilakukan. Mengingat, pada 9 Juli pesawat tersebut akan digunakan untuk penerbangan Jakarta-Jeddah, saat itu bakal dilakukan pengujian perdana pada penerbangan komersialnya. “Kita segera memproses seluruh kelengkapan dokumen administrasi secepatnya,” pungkasnya. (wir/c4/sof)