Ariyono Gumay Sediakan Pinjaman Modal Tanpa Bunga

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pedagang kantin sekolahan maupun kampus yang ada di Kota Bengkulu, anggota DPRD Kota Bengkulu Ariyono Gumay menyediakan pinjaman modal tanpa bunga. Program yang bersumber dari kantong pribadinya ini dibuat karena pedagang kantin memang betul jelas terdampak covid-19 sebab sekolah dan kampus diliburkan cukup lama hingga mereka tak bisa mencari nafkah.

“Memang kita melihat sekarang ini dampak dari covid-19 itu terkena langsung kepada pekerja-pekerja dan para pedagang di kantin sekolah. Jadi kemarin kami melihat bahwasanya mereka sudah hampir 4 bulan mereka tidak jualan, otomatis kehidupan mereka kan dari pendapatan atau keuntungan daripada jualan,” kata Ariyono Gumay, Senin (11/05).

Ditambahkannya, karena tidak bisa berjualan, banyak para pedagang yang menggunakan modalnya untuk kebutuhan hidup, sehingga bingung untuk mencari modal agar bisa berjualan kembali jika wabah usai. Atas dasar inilah pihaknya berinisiatif untuk memberikan bantuan pinjaman modal kepada para pedagang kantin sebagai modal awal bergerak nanti pada saat sekolah buka.

“Pinjaman modal ini sifatnya tidak pakai bunga dan tidak pakai administrasi. Saya mengajak supaya temen-temen bisa hindari riba dan memblokir untuk kegiatan rentenir, jadi gunakan dana ini untuk bisa bermanfaat. Nanti dari dana ini kalau sudah ada pengembalian, akan kita duplikasikan terus Insyaallah mudah- mudahan seluruh pedagang kantin sekolah maupun kampus di Bengkulu akan bisa terakomodir dan mendapat manfaat pinjaman modal ini,” tambah anggota DPRD Komisi I ini.

Untuk bisa mendapat pinjaman modal sebesar Rp 500 ribu per pedagang ini syaratnya cukup mudah dengan melampirkan KTP beserta surat keterangan dari sekolah yang menerangkan bahwa yang bersangkutan benar-benar sebagai pedagang kantin di sekolah tersebut. Kedua syarat tersebut bisa langsung dikirim via inbox facebook Ariyono Gumay.

Cara pengembaliannya dengan dicicil selama 5 bulan dengan biaya angsuran Rp 100 ribu per bulannya. Atau bisa juga dicicil per hari Rp 4 ribu. Nantinya pengembalian pinjaman modal dilakukan via transfer bank melalui rekening khusus tampungan pengembalian modal yang sudah disiapkan.

“Jika berjalan lancar, berikutnya mungkin kita akan kaji untuk mengeluarkan tahap- tahap berikutnya apakah bantuan untuk pedagang lain atau pekerja-pekerja lain. Insyaallah kita akan keluarkan untuk tahap pertama Rp 100 juta, nanti tahap kedua kita kaji berapa yang harus kita keluarkan,” tutup Ariyono. (Imn)