APBDP 2014 Disahkan

MUKOMUKO, BE – Kerja keras dari anggota DPRD Kabupaten Mukomuko periode 2014 – 2019 bersama jajaran Sekretariat Dewan dan eksekutif  patut diapresiasi. Pasalnya, selain APBD-P telah disahkan atau disetujui dari Raperda untuk ditingkatkan menjadi Perda. Pelaksanaan pegesahan  yang telah berlangsung Senin (11/8) hingga menjelang Mahrib itu berjalan lancar.
“ Kerja keras ini patut disyukuri. Karena APBDP tahun 2014 telah disahkan legislatif. Pengesahan APBDP ini merupakan  yang pertama kalinya selesai dibahas dan disahkan jika dibandingkan dengan Kabupate/Kota se Provinsi Bengkulu,” demikian Sekwan DPRD Kabupaten, H Bustari Maler dikonfirmasi, kemarin.
Awalnya, lanjut Bustari, APBD Kabupaten Mukomuko, mengalami defisit mencapai Rp 62 miliar lebih.  Defisit yang besar itu dapat tertasi setelah pembahasan yang alot dilakukan eksekutif dan legislatif. Meskipun banyak item – item yang harus dilakukan pemangkasan Raperda APBD-P tahun 2014 untuk ditingkatkan menjadi Perda itu  dengan ringkasan lanjut Bustari, pendapatan Rp 663 miliar lebih. Belanja Rp 701 miliar lebih.  Pembiayaan, penerimaan Rp 84 miliar lebih, pengeluaran  Rp 46 miliar lebih. APBD yang telah disahkan itu tanpa silpa atau nol rupiah.
Untuk tindak lanjut setelah di paripurnakan, tambah Bustari, dilakukan verifikasi ditingkat Provinsi Bengkulu. Anggota DPRD Kabupaten, Haidir menyampaikan akibat defisit yang mencapai puluhan milira itu. Dengan terpaksa banyak kegiatan yang tertunda. Tak terkecuali dengan bidang infrastruktur. Sedangkan untuk anggaran rutin tetap dianggarkan itupun setelah dilakukan pemangkasan.  “Tidak mungkin jika anggaran rutin didelet semua. Karena akan berimbas kepada kegiatan dan operasional di SKPD – SKPD tidak berjalan,” bebernya.
Kendati demikian lanjut Haidir, infrastruktur dan kegiatan lainnya yang tertunda itu  dapat dianggarkan kembali di APBD 2015 mendatang. “ Untuk APBD 2015 itu nantinya para wakil rakyat periode yang baru yang akan melanjutkan. Yang jelas pembahasan APBDP 2014 sudah selesai dan berjalan lancar,” ungkap politisi Gerindra itu. (900)