APBD 2017 Terealisasi 94,61 %

paripurna
IST/Bengkulu Ekspress
DPRD Kota Bengkulu menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaikan jawaban Walikota Bengkulu terhadap pandangan fraksi atas LKPJ Walikota 2017, kemarin (25/7).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2017.  Secara keseluruhan, APBD 2017 sebesar Rp 1,176 triliun dan akhir 2017 terealisasi sebesar Rp 1,113 triliun atau sebesr 94,61 persen dari target yang ditetapkan.



“Berdasarkan pandangan fraksi-fraksi laporan pertangungjawaban keuangan ini disetujui, namun memang ada beberapa catatan-catatan untuk peningkatan. Setelah ini Pemkot bisa melanjutkan KUA PPAS APBD 2019,” kata Wakil Ketua II DPRD Kota, Teuku Zulkarnain SE.

Realisasi pendapatan Asli Daerah (PAD) pada akhir tahun 2017 dari pendapatan pajak daerah mencapai Rp 75 miliar atau 102,28 persen. Kemudian Pendapatan Retribusi daerah sebesar Rp 12,6 miliar atau 63,10 persen. Sedangkan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang diperoleh dari deviden penyertaan modal sebesar Rp 3,5 miliar atau 120,31 persen dari target dan lain-lain PAD yang sah realisasi penerimaannya mencapai Rp 79 miliar atau 99,20 persen.

Dengan demikian, secara keseluruhan PAD 2017 mencapai Rp 170 miliar atau 96,72 persen dari target. Kemudian untuk realisasi belanja terdiri dari belanja operasional yang realisasinya mencapai Rp 794 miliar atau 94,65 persen, kemudian realisasi belanja modal mencapai Rp319 miliar atau 94,80 persen, realisasi belanja tak terduga mencapai Rp 30 miliar atau 3,10 persen dan realisasi transfer/bagi hasil ke kabupaten mencapai Rp 29 juta atau 97,11 persen.

“Banyak rasionalisasi, ada juga beberapa anggaran yang tidak berjalan karena rasionalisasi,” tukasnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Bengkulu, Budiman Ismaun yang diwakili oleh Asisten II, Ir Matriani Amran menyampaikan, setelah memperhatikan dengan seksama seluruh tanggapan, masukan ataupun saran dari fraksi-fraksi maka telah disusun jawaban dan penjelasan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi tersebut.

“Dapat kami simpulkan bahwa pandangan umum tersebut merupakan masukan positif yang sangat berharga dan membangun, serta menjadi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu dalam merencanakan dan melaksanakan program-program pembangunan daerah di tahun berikutnya,” ujar Matriani. (805)