APBB dan PSMTI Bantu Korban Banjir dan Longsor

JOS HENDRI/Bengkulu EkspressPerwakilan dari APBB Provinsi Bengkulu memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak banjir di Bengkulu Tengah, Minggu (28/4).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Asosiasi Pertambangan Batu Bara (APBB) Provinsi Bengkulu dan Paguyuban Sosial Marga Thionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bengkulu memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Bengkulu. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian APBB dan PSMTI atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Bumi Rafflesia.

Ketua APBB dan PSMTI Provinsi Bengkulu, Bebby Hussy mengaku, dirinya sebagai Direktur Utama PT Atlas Citra Selaras Group (ACS) mengucapkan rasa empati yang sedalam-dalamnya atas musibah bencana banjir dan longsor yang terjadi. Untuk itu, dirinya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat di Provinsi Bengkulu. “Kita sudah memberikan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak banjir di Kota Bengkulu, Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah,” kata Bebby, kemarin (29/4).

Seperti diketahui, APBB dan PSMTI telah memberikan bantuan sembako di Kelurahan Sawah Lebar, Kelurahan Bentiring Permai, dan Tanjung Agung Kota Bengkulu. Sementara itu, bantuan juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara. Dimana di Bengkulu Utara sendiri ada 500 paket sembako yang telah diserahkan. Bahkan ratusan sembako lainnya juga diberikan di Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu.



“Tidak hanya sembako, saya bersama PSMTI juga membuat dapur umum untuk membantu korban bencana ini dan sudah berjalan sejak beberapa hari yang lalu,” ujar Bebby.

Dirinya berharap bantuan tersebut bisa membantu masyrakat dan sedikit meringankan beban yang mereka tanggung. Sehingga masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas seperti biasanya dan melupakan bencana ini segera. “Kita berharap semoga bencana ini cepat berlalu dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Harian PSMTI Provinsi Bengkulu, Iryanka Aditya mengatakan, sebagai masyarakat Thionghoa di Bengkulu, pihaknya bergerak cepat dan tanggap untuk membantu korban banjir di Bengkulu. “Kita sebagai warga Thionghoa melalui PSMTI terutama, kita bergerak dan inisiatif membantu korban banjir karena ada rumah rusak dan perabotan rumah rusak jadi kita bantulah,” kata Iryanka.

Selain itu, dirinya akan bersama-sama dengan masyarakat Thionghoa lainnya untuk membantu korban banjir di Bengkulu ini. Bahkan sejak bencana ini terjadi di Bengkulu, dirinya bersama-sama dengan warga Thionghoa lainnya telah membantu masyarakat. “Sudah 3 hari kita turun ke titik-titik yang terdampak banjir mulai dari Perumahan Bentiring, Perumahan Korpri dan Tanjung Agung semua di bantu, ini semua untuk mengurangi beban penderitaan mereka,” tutupnya.(999)